Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 123-99-9

Azelaic Acid TCI A1318

Azelaic Acid TCI A1318

Identitas Kimia

No. CAS
123-99-9
PubChem
CID 2266·SID 87562778
Rumus molekul
C9H16O4
Berat molekul
188.22 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
nonanedioic acid
SMILES
C(CCCC(=O)O)CCCC(=O)O
InChIKey
BDJRBEYXGGNYIS-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 848.400,00
Harga reguler Rp 609.000,00 Harga obral Rp 848.400,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Azelaic Acid (Asam Azelat) adalah senyawa kimia organik yang memiliki berbagai aplikasi dalam bidang kimia dan farmasi. Produk ini merupakan senyawa bahan dasar (building block) yang sering digunakan dalam sintesis senyawa kompleks. Sebagai senyawa non-heterosiklik, Azelaic Acid memiliki struktur karbon yang sederhana namun sangat fleksibel, sehingga dapat diubah menjadi berbagai senyawa lain melalui reaksi kimia tertentu. Dalam laboratorium, Azelaic Acid sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa farmakologis, kosmetik, dan bahan kimia industri.

Azelaic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Senyawa ini berbentuk padat berwarna putih dan mudah larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Karena karakteristik ini, Azelaic Acid cocok untuk digunakan dalam reaksi yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kestabilan tertentu. Ketersediaan dalam berbagai kemasan juga memudahkan penggunaan dalam berbagai skala eksperimen.

Dalam konteks laboratorium Indonesia, Azelaic Acid menjadi bahan yang penting dalam penelitian bidang kimia dan farmasi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk eksperimen sintesis senyawa baru, pengembangan produk kosmetik, serta penelitian tentang efek farmakologis senyawa tertentu. Ketersediaan produk ini di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan baku yang diperlukan tanpa harus mengimpor dari luar negeri.

Brosur TCI (PDF)

  • Sintesis senyawa farmakologis sebagai bahan baku utama
  • Pengembangan produk kosmetik untuk perawatan kulit
  • Penelitian tentang efek kimia pada reaksi organik
  • Eksperimen kimia untuk studi struktur molekuler
  • Pembuatan bahan baku untuk industri kimia dan pangan

Merek TCI
Nomor CAS 123-99-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g, 250g
Bentuk fisik Padat berwarna putih
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari kelembapan

Azelaic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber kelembapan untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, perlu diperhatikan kehati-hatian dalam penggunaan karena senyawa ini bersifat korosif terhadap beberapa bahan. Selain itu, penggunaan masker dan sarung tangan disarankan untuk melindungi kulit dan pernapasan.

  • Rasol dkk. (2025). Combination of 20% Azelaic Acid Cream and 20% Salicylic Acid Peel Versus Azelaic Acid Cream Alone in the Treatment of Melasma Patients. Advanced medical journal doi:10.56056/amj.2025.386
  • Farshi (2011). Comparative study of therapeutic effects of 20% azelaic acid and hydroquinone 4% cream in the treatment of melasma. Journal of Cosmetic Dermatology doi:10.1111/j.1473-2165.2011.00580.x
  • (1994). New Drugs: Azelaic acid. Australian Prescriber doi:10.18773/austprescr.1994.008

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.