Sebacic Acid (Asam Sebacat) adalah senyawa organik yang memiliki struktur karbon linier dengan kelompok karboksilat di ujungnya. Sebacic Acid digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium, terutama sebagai bahan dasar untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam reaksi esterifikasi, pembuatan surfaktan, dan pembentukan polimer. Sebacic Acid juga digunakan dalam industri farmasi dan kosmetik sebagai bahan bantu dalam formulasi produk.
Sebacic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktif, sehingga cocok untuk berbagai aplikasi laboratorium. Senyawa ini bersifat padat, berwarna putih, dan mudah larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Daya reaktivanya tinggi membuatnya menjadi pilihan ideal dalam reaksi yang memerlukan kecepat dan efisiensi. Karena sifatnya yang tidak beracun dan mudah diolah, Sebacic Acid menjadi bahan yang aman untuk digunakan dalam laboratorium yang memenuhi standar keselamatan.
Di Indonesia, Sebacic Acid digunakan secara luas dalam laboratorium kimia, farmasi, dan industri kecantikan. Bahan ini sering dimanfaatkan dalam penelitian dan pengembangan produk baru, serta dalam proses produksi bahan baku. Ketersediaannya yang stabil dan kualitasnya yang terjamin menjadikannya pilihan utama para peneliti dan industri di Indonesia.
Brosur TCI (PDF)
- Difluoromethylation Reagents, Difluoromethylenation Reagents 2026-05-18 · hal. 2
- Lipids 2025-12-17 · hal. 8
- Biomaterials Research Reagents 2025-02-19 · hal. 22
- Monomers 2025-05-28 · hal. 36
Produk TCI terkait
- Sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks
- Digunakan dalam reaksi esterifikasi untuk pembuatan ester
- Memainkan peran penting dalam pembuatan surfaktan dan emulsifier
- Dapat digunakan dalam proses pembuatan polimer seperti poliester
- Cocok untuk penelitian dalam bidang farmasi dan kosmetik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 111-20-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat, berwarna putih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Sebacic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan udara dan cahaya langsung. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau logam. Saat menangani bahan ini, penting untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Sebacic Acid bersifat korosif dan dapat menyebabkan iritasi jika terkena kulit atau mata, sehingga harus diperlakukan dengan hati-hati.
- Najafi dkk. (2002). Preparation of biodegradable poly[(dimethyldichlorosilane)-alt-(fumaric acid/sebacic acid)]-co-PEG block copolymer. Polymer doi:10.1016/s0032-3861(02)00544-x
- Deng dkk. (2020). Degradable Polymer Films Made from Poly(salicylic‐acid‐co‐sebacic acid) and Poly(sebacic anhydride)/Poly(adipic anhydride) Blends: Degradation Kinetics and Use as Sacrificial Layers for Polymer Multilayer Systems. Macromolecular Chemistry and Physics doi:10.1002/macp.202000106
- Slivniak dkk. (2002). Stereocomplexes of Enantiomeric Lactic Acid and Sebacic Acid Ester−Anhydride Triblock Copolymers. Biomacromolecules doi:10.1021/bm0200128
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Polymer/Macromolecule ReagentsMonomersDicarboxylic Acid Monomers
- Polymer/Macromolecule ReagentsPolybenzoxazole Raw MaterialsDicarbonyl Chlorides and Dicarboxylic Acids [Polybenzoxazole Raw Materials]
- Biomaterials/Biocompatible Materials Research ReagentsMonomers and Macromonomers [Biomaterials/Biocompatible Materials Research Reagents]Dicarboxylic Acid Monomers [Biomaterials/Biocompatible Materials Research Reagents]








