Methyl m-Anisate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori building blocks, yang merupakan komponen dasar untuk sintesis senyawa kompleks. Dalam proses kimia, methyl m-Anisate sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembentukan senyawa aromatik atau ester. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti dan ilmuwan.
Methyl m-Anisate memiliki struktur molekuler yang terdiri dari gugus anisat dan gugus metil. Senyawa ini bersifat tidak berwarna dan berbentuk padat. Karena sifat kimianya yang tidak reaktif secara berlebihan, methyl m-Anisate mudah disimpan dan digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium. Ketersediaan dan konsistensi kualitasnya menjadikannya pilihan yang populer di berbagai penelitian kimia.
Di laboratorium Indonesia, methyl m-Anisate sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa aromatik dan ester. Bahan ini juga digunakan dalam pembuatan senyawa farmasi, bahan baku kosmetik, dan produk kimia industri. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, senyawa ini menjadi bahan yang penting dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
- Pembuatan senyawa aromatik dalam sintesis organik
- Pengembangan bahan baku kosmetik dan farmasi
- Penelitian tentang reaksi esterifikasi dan hidrolisis
- Sintesis senyawa kompleks dalam bidang kimia makanan
- Pengujian kualitas bahan kimia dalam laboratorium analisis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5368-81-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari sumber panas |
Methyl m-Anisate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari sinar matahari atau panas yang berlebihan. Bahan ini tidak beracun, namun tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Gunakan sarung tangan dan masker saat mengambil atau memproses bahan ini untuk menjaga keselamatan di laboratorium.
—



