Acesulfame K, dengan nomor CAS 55589-62-3, adalah sebuah pemanis sintetis yang digunakan secara luas dalam penelitian bidang nutrisi dan biologi sel. Bahan ini memiliki rasa manis yang sangat tinggi namun tidak menyebabkan peningkatan kadar gula dalam darah, sehingga menjadi pilihan ideal untuk studi terkait metabolisme karbohidrat. Dalam laboratorium, Acesulfame K sering digunakan sebagai bahan kontrol dalam eksperimen yang melibatkan analisis komponen kimia atau uji sensorik.
Acesulfame K memiliki sifat kimia yang stabil, tidak mudah terurai, dan tidak beracun, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lama. Bahan ini juga tidak berbau dan tidak berwarna, sehingga tidak mengganggu hasil analisis kimia atau uji kualitatif. Karena sifatnya yang tidak mudah terdegradasi, Acesulfame K sangat cocok untuk penelitian yang membutuhkan presisi dan keakuratan tinggi.
Di laboratorium di Indonesia, Acesulfame K digunakan dalam berbagai penelitian terkait nutrisi, kesehatan, dan pangan. Bahan ini sering diaplikasikan dalam pengujian komposisi makanan, penelitian tentang efek pemanis terhadap metabolisme, serta uji sensorik terhadap produk pangan. Dengan kestabilan dan keamanannya, Acesulfame K menjadi bahan yang sangat diminati oleh para peneliti di bidang makanan dan nutrisi.
Brosur TCI (PDF)
- Obesity_Diabete Research Reagents 2026-07-10 · hal. 1
- Reagents for Biological Research 2025-03-11 · hal. 52
Produk TCI terkait
- N-Acetyl-D-glucosamine, CAS 7512-17-6, TCI A0092
- Xilitol – Xylitol, CAS 87-99-0, TCI X0018
- D-(+)-Trehalosa Dihidrat – D-(+)-Trehalose Dihydrate [for Biochemical Research], CAS 6138-23-4, TCI T4320
- o-Sulfobenzimide Sodium Salt Dihydrate, CAS 6155-57-3, TCI B0131
- Advantame, CAS 714229-20-6, TCI A3471
- Aspartame, CAS 22839-47-0, TCI A0997
- Pengujian komposisi makanan untuk menentukan kandungan pemanis sintetis
- Penelitian tentang efek pemanis terhadap metabolisme karbohidrat
- Uji sensorik terhadap produk pangan untuk menilai rasa manis
- Analisis kimia dalam penelitian nutrisi untuk mengidentifikasi komponen pemanis
- Studi tentang kestabilan bahan pemanis dalam kondisi lingkungan tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 55589-62-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Cell Biology > Nutrition Research |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya langsung |
Acesulfame K harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga kestabilan dan kualitasnya. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu ditangani dengan hati-hati seperti bahan kimia lainnya. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau kaca, untuk mencegah reaksi kimia. Selama penyimpanan, pastikan suhu ruangan tetap stabil dan tidak terlalu lembap.
- Wang dkk. (2014). 2 : 1 5-Fluorocytosine–acesulfame CAB cocrystal and 1 : 1 5-fluorocytosine–acesulfame salt hydrate with enhanced stability against hydration. CrystEngComm doi:10.1039/c4ce01150c
- Shallenberger (1992). Acesulfame-K. Appetite doi:10.1016/0195-6663(92)90181-5
- Razieh Zereshki dkk. (2020). The Effect of Maternal Exposure to Acesulfame Potassium (Acesulfame-K) on the Development of the Male Gonad in Adult Rats. Russian Journal of Developmental Biology doi:10.1134/s1062360420050069
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


![6138-23-4 D-(+)-Trehalose Dihydrate [for Biochemical Research] - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510T4320.jpg?v=1767145066&width=533)

