Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 55589-62-3

Acesulfame K, CAS 55589-62-3, TCI A1490

Acesulfame K, CAS 55589-62-3, TCI A1490

Identitas Kimia

No. CAS
55589-62-3
PubChem
CID 11074431·SID 87562942
Rumus molekul
C4H4KNO4S
Berat molekul
201.24 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
potassium 6-methyl-2,2-dioxo-1-oxa-2lambda6-thia-3-azanidacyclohex-5-en-4-one
SMILES
CC1=CC(=O)[N-]S(=O)(=O)O1.[K+]
InChIKey
WBZFUFAFFUEMEI-UHFFFAOYSA-M
Harga reguler Rp 955.500,00
Harga reguler Rp 683.550,00 Harga obral Rp 955.500,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Acesulfame K, dengan nomor CAS 55589-62-3, adalah sebuah pemanis sintetis yang digunakan secara luas dalam penelitian bidang nutrisi dan biologi sel. Bahan ini memiliki rasa manis yang sangat tinggi namun tidak menyebabkan peningkatan kadar gula dalam darah, sehingga menjadi pilihan ideal untuk studi terkait metabolisme karbohidrat. Dalam laboratorium, Acesulfame K sering digunakan sebagai bahan kontrol dalam eksperimen yang melibatkan analisis komponen kimia atau uji sensorik.

Acesulfame K memiliki sifat kimia yang stabil, tidak mudah terurai, dan tidak beracun, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lama. Bahan ini juga tidak berbau dan tidak berwarna, sehingga tidak mengganggu hasil analisis kimia atau uji kualitatif. Karena sifatnya yang tidak mudah terdegradasi, Acesulfame K sangat cocok untuk penelitian yang membutuhkan presisi dan keakuratan tinggi.

Di laboratorium di Indonesia, Acesulfame K digunakan dalam berbagai penelitian terkait nutrisi, kesehatan, dan pangan. Bahan ini sering diaplikasikan dalam pengujian komposisi makanan, penelitian tentang efek pemanis terhadap metabolisme, serta uji sensorik terhadap produk pangan. Dengan kestabilan dan keamanannya, Acesulfame K menjadi bahan yang sangat diminati oleh para peneliti di bidang makanan dan nutrisi.

Brosur TCI (PDF)

  • Pengujian komposisi makanan untuk menentukan kandungan pemanis sintetis
  • Penelitian tentang efek pemanis terhadap metabolisme karbohidrat
  • Uji sensorik terhadap produk pangan untuk menilai rasa manis
  • Analisis kimia dalam penelitian nutrisi untuk mengidentifikasi komponen pemanis
  • Studi tentang kestabilan bahan pemanis dalam kondisi lingkungan tertentu

Merek TCI
Nomor CAS 55589-62-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Cell Biology > Nutrition Research
Ukuran kemasan 25g, 100g, 500g
Bentuk fisik Serbuk kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya langsung

Acesulfame K harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga kestabilan dan kualitasnya. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu ditangani dengan hati-hati seperti bahan kimia lainnya. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau kaca, untuk mencegah reaksi kimia. Selama penyimpanan, pastikan suhu ruangan tetap stabil dan tidak terlalu lembap.

  • Wang dkk. (2014). 2 : 1 5-Fluorocytosine–acesulfame CAB cocrystal and 1 : 1 5-fluorocytosine–acesulfame salt hydrate with enhanced stability against hydration. CrystEngComm doi:10.1039/c4ce01150c
  • Shallenberger (1992). Acesulfame-K. Appetite doi:10.1016/0195-6663(92)90181-5
  • Razieh Zereshki dkk. (2020). The Effect of Maternal Exposure to Acesulfame Potassium (Acesulfame-K) on the Development of the Male Gonad in Adult Rats. Russian Journal of Developmental Biology doi:10.1134/s1062360420050069

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.