Acyclovir adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam penelitian bidang kehidupan dan biokimia, khususnya dalam studi tentang antibiotik. Sebagai analog nukleosida, Acyclovir memiliki kemampuan untuk menghambat replikasi virus herpes, sehingga sering digunakan dalam eksperimen terkait virologi. Bahan ini sangat penting dalam laboratorium yang melakukan uji aktivitas antivirus, pengembangan obat, atau penelitian terapi antiviral.
Acyclovir memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat atau aseton. Karena sifat ini, bahan ini mudah dilarutkan dan cocok untuk berbagai aplikasi laboratorium. Selain itu, keberadaan Acyclovir dalam bentuk padat memudahkan proses penggunaan dan penyimpanan, sehingga menjadi pilihan yang praktis bagi peneliti.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Acyclovir sering digunakan dalam penelitian kesehatan masyarakat, farmasi, dan biomedis. Bahan ini mendukung upaya penelitian untuk mengatasi penyakit menular yang disebabkan oleh virus herpes, termasuk herpes simpleks dan varicella-zoster. Dengan adanya bahan ini, peneliti dapat mengembangkan metode pengujian yang lebih efektif dan efisien.
Kelebihan (brosur TCI)
- Dikembangkan oleh Elion pada 1977; menunjukkan aktivitas antivirus
Brosur TCI (PDF)
- Immunology Research Reagents 2026-06-03 · hal. 9
- Nucleosides, Nucleotides, Nucleic Acids and Related Reagents 2026-03-23 · hal. 4
- Antimicrobials and Antitumor Agents for Research and Experimental Use 2025-04-24 · hal. 11
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 12
- Reagents for Biological Research 2025-03-11 · hal. 44
- Uji aktivitas antivirus untuk mengevaluasi efektivitas obat antiviral
- Penelitian pengembangan obat untuk penyakit herpes yang menyerang sistem saraf
- Eksperimen biokimia terkait mekanisme replikasi virus
- Pengujian toksisitas bahan kimia terhadap sel manusia
- Studi tentang respons imun terhadap infeksi virus herpes
Dari brosur TCI
- Riset antivirus
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 59277-89-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Acyclovir harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga kualitasnya. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Selama penggunaan, bahan ini harus ditangani dengan sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau saluran pernapasan. Karena sifatnya yang kimia, bahan ini harus dihindari dari paparan bahan kimia lain yang tidak kompatibel.
- LASSITER (1992). Use of Acyclovir in the Treatment of Chickenpox. Pediatrics doi:10.1542/peds.89.4.684
- Gunness dkk. (2011). Acyclovir is a substrate for the human breast cancer resistance protein (BCRP/ABCG2): implications for renal tubular transport and acyclovir-induced nephrotoxicity. Canadian Journal of Physiology and Pharmacology doi:10.1139/y11-045
- Feldman (1993). Acyclovir therapy for varicella in otherwise healthy children and adolescents. Journal of Medical Virology doi:10.1002/jmv.1890410516
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsAntibioticsAntibiotics (by Application)
- Biochemicals and ReagentsNucleosides, Nucleotides, OligonucleotidesNucleoside Analogs
- Biochemicals and ReagentsNucleosides, Nucleotides, OligonucleotidesNucleosides
- Biochemicals and ReagentsPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antiviral Research Reagents (for Experimental Use)
- Biochemicals and Reagents
- MicrobiologyAntibioticsAntibiotics (by Application)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antiviral Research Reagents (for Experimental Use)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchAntibioticsAntibiotics (by Application)
