Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 36791-04-5

Ribavirin, CAS 36791-04-5, TCI R0077

Ribavirin, CAS 36791-04-5, TCI R0077

Identitas Kimia

No. CAS
36791-04-5
PubChem
CID 37542·SID 87559671
Rumus molekul
C8H12N4O5
Berat molekul
244.20 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(N)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1-[(2R,3R,4S,5R)-3,4-dihydroxy-5-(hydroxymethyl)oxolan-2-yl]-1,2,4-triazole-3-carboxamide
SMILES
C1=NC(=NN1[C@H]2[C@@H]([C@@H]([C@H](O2)CO)O)O)C(=O)N
InChIKey
IWUCXVSUMQZMFG-AFCXAGJDSA-N
Harga reguler Rp 1.008.000,00
Harga reguler Rp 720.300,00 Harga obral Rp 1.008.000,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Ribavirin adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian bidang kehidupan, terutama dalam bidang farmakologi dan virologi. Sebagai agen antivirus, Ribavirin memiliki kemampuan untuk menghambat replikasi virus, sehingga menjadi bahan penting dalam pengembangan obat dan uji coba terapi antivirus. Produk ini termasuk dalam kategori reagen dan bahan kimia, yang sering digunakan dalam laboratorium untuk analisis dan eksperimen terkait virus. Ribavirin juga digunakan dalam penelitian tentang mekanisme kerja antivirus dan pengembangan strategi pengendalian infeksi.

Ribavirin memiliki struktur molekuler yang kompleks dan sifat kimia yang stabil, sehingga memungkinkan penggunaannya dalam berbagai kondisi laboratorium. Karena kemampuannya untuk menghambat RNA dan DNA virus, senyawa ini sangat diminati dalam penelitian terkait penyakit menular. Selain itu, Ribavirin memiliki daya tahan terhadap kondisi lingkungan tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama.

Di laboratorium Indonesia, Ribavirin sering digunakan dalam penelitian tentang penyakit virus seperti hepatitis C dan virus influenza. Bahan ini juga menjadi bagian dari program penelitian untuk pengembangan obat baru dan pengujian efektivitas terapi antivirus. Dengan keberadaannya di pasar lokal, Ribavirin memudahkan para peneliti untuk melakukan eksperimen yang relevan dengan kebutuhan kesehatan masyarakat.

Kelebihan (brosur TCI)

  • Inhibitor polimerase analog ribonukleosida
  • Inhibitor virus hepatitis C (HCV)

  • Uji aktivitas antivirus terhadap berbagai strain virus
  • Pengembangan obat antivirus untuk penyakit menular
  • Analisis mekanisme kerja senyawa anti-viral
  • Penelitian tentang efek samping dan toksisitas Ribavirin
  • Pengujian efektivitas terapi kombinasi dalam pengobatan virus

Dari brosur TCI

  • Penelitian virus hepatitis C (HCV)

Merek TCI
Nomor CAS 36791-04-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics
Ukuran kemasan 100mg, 500mg
Bentuk fisik Serbuk kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya langsung

Ribavirin harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mempertahankan sifat kimianya. Sebaiknya disimpan dalam suhu kamar dan hindari paparan panas berlebihan. Selama penyimpanan, pastikan wadah tetap tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Dalam penggunaan, pastikan alat dan wadah yang digunakan bersih dan bebas dari kontaminasi. Selalu gunakan sarung tangan dan perlindungan mata saat menangani bahan ini untuk mencegah paparan langsung.

  • KOMÍNEK dkk. (2016). Effect of repeated Ribavirin treatment on grapevine viruses. Acta virologica doi:10.4149/av_2016_04_400
  • Helal Ashour (2014). Effect of Vitamin D Supplementation with Pegylated Interferon-α and Ribavirin on Erythrocyte Indices, Iron Parameters and Erythropoietin Expression in Male Wistar Rats. Clinical & Experimental Pharmacology doi:10.4172/2161-1459.1000160
  • Jin (2012). Multicenter Comparison of PEG-IFN α2a or α2b Plus Ribavirin for Treatment-Naive HCV Patients in Favourable IL28B Genotype Dominant Area. Journal of Antivirals & Antiretrovirals doi:10.4172/jaa.1000050

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

Referensi dari brosur TCI

  1. Marco Vignuzzi. Ribavirin and lethal mutagenesis of poliovirus: molecular mechanisms, resistance and biological implications Virus Research, 2005. doi:10.1016/j.virusres.2004.11.007
  2. Sangita Venkataraman. RNA Dependent RNA Polymerases: Insights from Structure, Function and Evolution Viruses, 2018. doi:10.3390/v10020076