Allitol, dengan nomor CAS 488-44-8, adalah sebuah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi penelitian di bidang kimia dan biologi. Bahan ini sering ditemukan dalam studi tentang glikosains, terutama dalam penelitian yang berkaitan dengan struktur dan fungsi karbohidrat. Dalam laboratorium, Allitol berperan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks atau sebagai substrat dalam reaksi kimia tertentu. Produk ini juga digunakan dalam analisis kualitatif dan kuantitatif untuk mengidentifikasi keberadaan senyawa tertentu dalam sampel.
Allitol memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses manipulasi dan penyimpanan. Senyawa ini bersifat tidak berwarna dan umumnya berbentuk padat, yang memudahkan dalam penggunaan dan pemrosesan. Karena sifatnya yang tidak reaktif, Allitol cocok untuk digunakan dalam berbagai jenis reaksi kimia tanpa mengganggu proses reaksi utama. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat dalam penelitian yang membutuhkan kestabilan senyawa baku.
Di laboratorium Indonesia, Allitol sering digunakan dalam penelitian terkait biokimia dan farmakologi. Bahan ini juga ditemukan dalam penelitian tentang metabolisme karbohidrat dan pengembangan obat baru. Karena keandalannya dan kestabilannya, Allitol menjadi bahan yang diminati oleh para peneliti yang membutuhkan senyawa baku yang dapat diandalkan dalam eksperimen ilmiah.
Brosur TCI (PDF)
Produk TCI terkait
- D-(+)-Allose, CAS 2595-97-3, TCI A1488
- 4-Formylphenyl beta-D-Allopyranoside, CAS 80154-34-3, TCI F0542
- 1,2:5,6-Di-O-isopropylidene-alpha-D-allofuranose, CAS 2595-05-3, TCI D2265
- Icariin, CAS 489-32-7, TCI I0862
- D-(-)-Arabinosa – D-(-)-Arabinose, CAS 10323-20-3, TCI A0513
- DL-Arabinosa – DL-Arabinose, CAS 147-81-9, TCI A0514
- Penelitian tentang struktur dan fungsi karbohidrat dalam bidang biokimia
- Sintesis senyawa kompleks dalam laboratorium kimia untuk pengembangan obat
- Analisis kualitatif dan kuantitatif dalam laboratorium kimia untuk identifikasi senyawa
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam reaksi kimia tertentu
- Penggunaan sebagai substrat dalam reaksi enzimatik untuk studi metabolisme
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 488-44-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 100mg |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
Allitol harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara untuk mencegah pengaruh lingkungan. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan terhindar dari kontaminasi. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung untuk memastikan keselamatan.
- Madhan dkk. (2003). Stereoselective synthesis of 1,4-dideoxy-1,4-imino-d-allitol and formal synthesis of (2S,3R,4S)-3,4-dihydroxyproline. Tetrahedron Letters doi:10.1016/s0040-4039(03)01366-2
- Zhu dkk. (2015). Construction of allitol synthesis pathway by multi-enzyme coexpression in Escherichia coli and its application in allitol production. Journal of Industrial Microbiology and Biotechnology doi:10.1007/s10295-014-1578-1
- Chandrasekhar dkk. (2007). Synthesis of 1,4-dideoxy-1,4-imino-derivatives of d-allitol, l-allitol and d-talitol: a stereo selective approach for azasugars. Tetrahedron doi:10.1016/j.tet.2007.06.044
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








