Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 488-44-8

Allitol, CAS 488-44-8, TCI A1982

Allitol, CAS 488-44-8, TCI A1982

Identitas Kimia

No. CAS
488-44-8
PubChem
CID 120700·SID 87559191
Rumus molekul
C6H14O6
Berat molekul
182.17 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(2R,3R,4S,5S)-hexane-1,2,3,4,5,6-hexol
SMILES
C([C@H]([C@H]([C@H]([C@H](CO)O)O)O)O)O
InChIKey
FBPFZTCFMRRESA-FBXFSONDSA-N
Harga reguler Rp 2.942.100,00
Harga reguler Rp 2.072.700,00 Harga obral Rp 2.942.100,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Judul
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Allitol, dengan nomor CAS 488-44-8, adalah sebuah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi penelitian di bidang kimia dan biologi. Bahan ini sering ditemukan dalam studi tentang glikosains, terutama dalam penelitian yang berkaitan dengan struktur dan fungsi karbohidrat. Dalam laboratorium, Allitol berperan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks atau sebagai substrat dalam reaksi kimia tertentu. Produk ini juga digunakan dalam analisis kualitatif dan kuantitatif untuk mengidentifikasi keberadaan senyawa tertentu dalam sampel.

Allitol memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses manipulasi dan penyimpanan. Senyawa ini bersifat tidak berwarna dan umumnya berbentuk padat, yang memudahkan dalam penggunaan dan pemrosesan. Karena sifatnya yang tidak reaktif, Allitol cocok untuk digunakan dalam berbagai jenis reaksi kimia tanpa mengganggu proses reaksi utama. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat dalam penelitian yang membutuhkan kestabilan senyawa baku.

Di laboratorium Indonesia, Allitol sering digunakan dalam penelitian terkait biokimia dan farmakologi. Bahan ini juga ditemukan dalam penelitian tentang metabolisme karbohidrat dan pengembangan obat baru. Karena keandalannya dan kestabilannya, Allitol menjadi bahan yang diminati oleh para peneliti yang membutuhkan senyawa baku yang dapat diandalkan dalam eksperimen ilmiah.

  • Penelitian tentang struktur dan fungsi karbohidrat dalam bidang biokimia
  • Sintesis senyawa kompleks dalam laboratorium kimia untuk pengembangan obat
  • Analisis kualitatif dan kuantitatif dalam laboratorium kimia untuk identifikasi senyawa
  • Pengujian reaktivitas senyawa dalam reaksi kimia tertentu
  • Penggunaan sebagai substrat dalam reaksi enzimatik untuk studi metabolisme

Merek TCI
Nomor CAS 488-44-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience
Ukuran kemasan 100mg
Bentuk fisik Padat
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara

Allitol harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara untuk mencegah pengaruh lingkungan. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan terhindar dari kontaminasi. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung untuk memastikan keselamatan.

  • Madhan dkk. (2003). Stereoselective synthesis of 1,4-dideoxy-1,4-imino-d-allitol and formal synthesis of (2S,3R,4S)-3,4-dihydroxyproline. Tetrahedron Letters doi:10.1016/s0040-4039(03)01366-2
  • Zhu dkk. (2015). Construction of allitol synthesis pathway by multi-enzyme coexpression in Escherichia coli and its application in allitol production. Journal of Industrial Microbiology and Biotechnology doi:10.1007/s10295-014-1578-1
  • Chandrasekhar dkk. (2007). Synthesis of 1,4-dideoxy-1,4-imino-derivatives of d-allitol, l-allitol and d-talitol: a stereo selective approach for azasugars. Tetrahedron doi:10.1016/j.tet.2007.06.044

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.