Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 481-72-1

Aloe Emodin, CAS 481-72-1, TCI A2491

Aloe Emodin, CAS 481-72-1, TCI A2491

Identitas Kimia

No. CAS
481-72-1
PubChem
CID 10207·SID 160871388
Rumus molekul
C15H10O5
Berat molekul
270.24 g/mol
Kemurnian
>97.0%(HPLC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1,8-dihydroxy-3-(hydroxymethyl)anthracene-9,10-dione
SMILES
C1=CC2=C(C(=C1)O)C(=O)C3=C(C2=O)C=C(C=C3O)CO
InChIKey
YDQWDHRMZQUTBA-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 2.862.300,00
Harga reguler Rp 2.017.050,00 Harga obral Rp 2.862.300,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Aloe Emodin adalah senyawa alami yang berasal dari tanaman Aloe vera, dan digunakan secara luas dalam penelitian bidang kehidupan dan kimia. Bahan ini memiliki aktivitas biologis yang menarik, seperti antioksidan, antitumor, dan anti-inflamasi. Dalam laboratorium, Aloe Emodin sering digunakan sebagai bahan baku untuk pengembangan obat, analisis senyawa bioaktif, dan penelitian tentang efek biologis senyawa alami. Karena sifatnya yang aktif secara biologis, bahan ini menjadi pilihan utama dalam eksperimen yang memerlukan senyawa dengan potensi terapeutik.

Aloe Emodin memiliki struktur kimia kompleks yang memungkinkannya untuk berinteraksi dengan berbagai jalur biologis dalam tubuh. Senyawa ini stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap suhu dan cahaya. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, Aloe Emodin cocok untuk penggunaan jangka panjang dalam penelitian laboratorium. Keberadaan senyawa ini dalam bentuk murni memudahkan proses isolasi dan analisis kimia.

Di laboratorium Indonesia, Aloe Emodin digunakan dalam berbagai penelitian terkait farmakologi, toksikologi, dan bioaktivitas senyawa alami. Bahan ini sangat relevan dalam upaya pengembangan produk farmasi lokal yang berbasis bahan alami. Karena keberadaannya yang relatif mudah diperoleh, Aloe Emodin menjadi pilihan yang praktis untuk peneliti yang ingin menguji efek biologis senyawa alami secara efisien.

  • Penelitian tentang aktivitas antioksidan senyawa alami untuk pengembangan produk kesehatan
  • Pengujian efek antitumor senyawa bioaktif dalam bidang farmakologi
  • Analisis senyawa bioaktif dalam ekstrak tanaman untuk pengembangan obat baru
  • Penelitian tentang mekanisme inflamasi dan efek modulasi senyawa alami
  • Uji toksikologi senyawa alami untuk mengevaluasi keamanan penggunaan dalam manusia

Merek TCI
Nomor CAS 481-72-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Biochemicals and Reagents
Ukuran kemasan 100mg, 1g
Bentuk fisik Padat (serbuk)
Penyimpanan Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya

Aloe Emodin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya dan kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Bahan ini bersifat sensitif terhadap kelembapan, sehingga wadah yang digunakan harus memiliki sifat kedap udara. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, karena memiliki potensi reaksi dengan bahan kimia tertentu. Penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker wajah dianjurkan untuk memastikan keselamatan kerja.

  • Walia dkk. (2025). Reciprocal interaction between gut microbiota and aloe-emodin results in altered microbiome composition and metabolism of aloe-emodin. Food Bioscience doi:10.1016/j.fbio.2025.107061
  • Mijatović dkk. (2018). Aloe emodin: From antito pro-tumor action. Hrana i ishrana doi:10.5937/hraish1802059m
  • Yagi dkk. (2018). Prophylactic Aloe Components on Autoimmune Diseases: Barbaloin, Aloe-Emodin, Emodin, and Fermented Butyrate. Journal of Gastroenterology and Hepatology Research doi:10.17554/j.issn.2224-3992.2018.07.762

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.