Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 112522-64-2

Acetyldinaline, CAS 112522-64-2, TCI A2501

Acetyldinaline, CAS 112522-64-2, TCI A2501

Identitas Kimia

No. CAS
112522-64-2
PubChem
CID 2746·SID 160871335
Rumus molekul
C15H15N3O2
Berat molekul
269.30 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-acetamido-N-(2-aminophenyl)benzamide
SMILES
CC(=O)NC1=CC=C(C=C1)C(=O)NC2=CC=CC=C2N
InChIKey
VAZAPHZUAVEOMC-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.801.800,00
Harga reguler Rp 1.275.750,00 Harga obral Rp 1.801.800,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Acetyldinaline adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologi dan biokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen yang berkaitan dengan pengaruh senyawa tertentu terhadap sistem saraf atau aktivitas enzim. Sebagai reagen untuk eksperimen, Acetyldinaline memiliki peran penting dalam mempelajari mekanisme kerja obat dan respons biologis pada berbagai kondisi. Produk ini sangat relevan bagi peneliti yang membutuhkan bahan kimia dengan sifat spesifik untuk eksperimen yang akurat dan dapat diandalkan.

Acetyldinaline memiliki karakteristik kimia yang stabil dalam kondisi tertentu dan mudah dilarutkan dalam pelarut organik. Sifat ini membuatnya cocok untuk digunakan dalam berbagai prosedur analisis dan sintesis kimia. Bahan ini juga memiliki daya reaksi yang baik dengan berbagai reagen lain, sehingga memudahkan proses penelitian. Karena sifatnya yang terkendali dan dapat diprediksi, Acetyldinaline menjadi pilihan yang tepat untuk laboratorium yang membutuhkan bahan kimia berkualitas tinggi.

Di laboratorium Indonesia, Acetyldinaline digunakan dalam penelitian terkait farmakologi, biokimia, dan pengembangan obat. Bahan ini sering dimanfaatkan dalam studi tentang efek farmakologis senyawa tertentu terhadap organisme hidup. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga riset di Indonesia mengandalkan produk ini untuk mendukung eksperimen yang memerlukan bahan kimia dengan sifat spesifik dan konsistensi tinggi.

  • Penelitian farmakologi untuk menguji efek senyawa pada sistem saraf
  • Analisis biokimia untuk memahami interaksi molekuler dalam tubuh
  • Pengembangan obat baru melalui uji aktivitas farmakologis
  • Eksperimen tentang mekanisme kerja obat pada berbagai model biologis
  • Studi tentang respons biologis terhadap senyawa kimia tertentu

Merek TCI
Nomor CAS 112522-64-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Pharmaceutical Research Reagents
Ukuran kemasan 10mg, 50mg
Bentuk fisik Padat (serbuk)
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan

Acetyldinaline harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya matahari langsung dan kelembapan. Simpan di suhu ruangan yang stabil, sekitar 20-25°C. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata, serta gunakan sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini. Pastikan wadah tidak terbuka selama penyimpanan untuk mencegah kontaminasi atau penurunan kualitas.

  • Foster dkk. (1997). Preclinical pharmacokinetic, antitumor and toxicity studies with CL-994 (N-acetyldinaline). Investigational New Drugs doi:10.1023/a:1005846026398
  • El-Beltagi dkk. (2000). Leukemia cell lines resistant to cytosine arabinoside, cyclophosphamide or daunomycin are equally sensitive to the drug acetyldinaline as the parental cell line. Leukemia doi:10.1038/sj.leu.2401642
  • Volpe dkk. (2004). In vitro and in vivo effects of acetyldinaline on murine megakaryocytopoiesis. Cancer Chemotherapy and Pharmacology doi:10.1007/s00280-004-0783-4

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.