Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 48208-26-0

N-Phthalyl-L-tryptophan TCI P2023

N-Phthalyl-L-tryptophan TCI P2023

Identitas Kimia

No. CAS
48208-26-0
PubChem
CID 702558·SID 253661522
Rumus molekul
C19H14N2O4
Berat molekul
334.3 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(2S)-2-(1,3-dioxoisoindol-2-yl)-3-(1H-indol-3-yl)propanoic acid
SMILES
C1=CC=C2C(=C1)C(=O)N(C2=O)[C@@H](CC3=CNC4=CC=CC=C43)C(=O)O
InChIKey
HPTXLHAHLXOAKV-INIZCTEOSA-N
Harga reguler Rp 3.232.950,00
Harga reguler Harga obral Rp 3.232.950,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

N-Phthalyl-L-tryptophan dari TCI adalah turunan asam amino L-triptofan yang gugus amino-alfanya dilindungi oleh gugus ftaloil. Senyawa ini juga dikenal dalam literatur penelitian dengan kode RG108. Di laboratorium biokimia dan biologi sel, senyawa ini dipakai sebagai inhibitor non-nukleosida DNA metiltransferase (DNMT) untuk studi epigenetik. Di laboratorium kimia, senyawa ini dapat berfungsi sebagai turunan triptofan terlindungi untuk sintesis organik.

Daya tarik utamanya dalam riset epigenetik adalah sifatnya sebagai inhibitor DNMT yang bukan analog nukleosida. Senyawa ini tidak perlu tergabung ke dalam DNA untuk bekerja, berbeda dengan inhibitor klasik seperti analog azasitidin. Karena itu, senyawa ini sering dipakai sebagai alat pembanding untuk mempelajari pengaruh metilasi DNA pada ekspresi gen. Dari sisi kimia, gugus ftaloil adalah pelindung amina yang stabil dan dapat dilepas dengan hidrazin. Konfigurasi L dari triptofan asalnya juga dipertahankan, sehingga senyawa ini relevan untuk sintesis yang memerlukan kiralitas tertentu.

Di Indonesia, penelitian epigenetik, biologi sel kanker, dan sel punca terus berkembang di laboratorium biomedis universitas serta lembaga riset kesehatan. Kemasan 50mg dan 200mg sesuai untuk kebutuhan riset kultur sel. Pada riset semacam ini, senyawa umumnya dipakai dalam larutan stok berkonsentrasi rendah, sehingga jumlah kecil sudah cukup untuk serangkaian percobaan perlakuan sel, uji ekspresi gen, dan analisis metilasi.

  • Studi inhibisi DNA metiltransferase: senyawa ini dikenal sebagai inhibitor DNMT non-nukleosida sehingga cocok untuk menyelidiki peran metilasi DNA tanpa memasukkan analog basa ke DNA.
  • Riset reaktivasi gen yang dibungkam: perlakuan pada kultur sel dapat dipakai untuk mempelajari apakah penurunan metilasi memulihkan ekspresi gen tertentu, termasuk gen penekan tumor.
  • Penelitian pemrograman ulang dan sel punca: sebagai modulator epigenetik, senyawa ini sering dikaji dalam protokol eksperimen yang melibatkan perubahan status metilasi sel.
  • Sintesis organik dengan asam amino terlindungi: gugus ftaloil melindungi amina triptofan sehingga gugus karboksilat dapat direaksikan secara selektif dalam sintesis turunan.
  • Senyawa pembanding dalam penapisan inhibitor: senyawa ini dapat menjadi kontrol positif atau referensi saat menguji kandidat inhibitor DNMT baru dalam uji biokimia.

Merek TCI
Nomor CAS 48208-26-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Amino Acids
Ukuran kemasan 50mg, 200mg
Bentuk fisik padatan; detail tampilan mengacu pada label dan Certificate of Analysis
Penyimpanan wadah tertutup rapat, sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya sesuai rekomendasi label

Simpan senyawa dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, terlindung dari cahaya dan kelembapan, pada suhu yang direkomendasikan di label produk. Untuk riset kultur sel, siapkan larutan stok dalam pelarut yang sesuai, misalnya DMSO. Bagi larutan stok ke dalam alikuot kecil agar tidak berulang kali dibekukan dan dicairkan. Kenakan sarung tangan, jas laboratorium, dan kacamata pelindung. Karena senyawa ini memengaruhi proses epigenetik, hindari kontak langsung dan tangani sebagai bahan riset yang aktif secara biologis.

—