Adapalene adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori retinoid, yang memiliki peran penting dalam berbagai aplikasi biokimia dan penelitian. Sebagai inhibitor enzim, Adapalene digunakan untuk menghambat aktivitas enzim tertentu, sehingga memungkinkan peneliti mengontrol reaksi kimia secara lebih akurat. Senyawa ini sering ditemukan dalam penelitian terkait biologi molekuler, farmakologi, dan studi tentang mekanisme aksi obat.
Adapalene memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap cahaya dan kelembapan. Karena sifat ini, senyawa ini memerlukan penanganan yang hati-hati untuk menjaga kualitasnya selama penyimpanan dan penggunaan. Ketersediaannya dalam bentuk padat memudahkan penggunaan dalam berbagai eksperimen laboratorium.
Di laboratorium di Indonesia, Adapalene digunakan dalam penelitian terapan untuk memahami interaksi enzim dan substrat. Bahan ini sangat relevan bagi peneliti yang bekerja di bidang biokimia, farmasi, dan kesehatan masyarakat. Karena kegunaannya yang luas, Adapalene menjadi salah satu bahan penting dalam laboratorium yang berfokus pada penelitian ilmiah dan pengembangan obat.
Brosur TCI (PDF)
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 42
- Penelitian tentang mekanisme penghambatan enzim untuk pengembangan obat baru
- Eksperimen biokimia untuk memahami interaksi substrat dan enzim dalam lingkungan laboratorium
- Studi tentang efek Adapalene terhadap aktivitas sel tertentu dalam penelitian biologi molekuler
- Pengujian bahan aktif dalam formulasi produk farmasi dan kosmetik
- Analisis keterlibatan Adapalene dalam proses metabolisme dan respons biologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 106685-40-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Enzim, Enzim Inhibitor, Enzim Substrat |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Adapalene harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau kaca. Selama penanganan, pengguna harus memakai sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi.
- Kilgore (2009). Adapalene Advised for Mild, Moderate Acne. Family Practice News doi:10.1016/s0300-7073(10)70201-2
- Takigawa dkk. (2013). Clinical and bacteriological evaluation of adapalene 0.1% gel plus nadifloxacin 1% cream versus adapalene 0.1% gel in patients with acne vulgaris. The Journal of Dermatology doi:10.1111/1346-8138.12189
- Wazir dkk. (2026). Topical Adapalene Versus Adapalene Plus Benzoyl Peroxide in Acne Vulgaris. International Journal of Medical Science doi:10.14445/23939117/ijms-v13i1p101
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsEnzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme SubstratesEnzyme Inhibitors [Biochemicals and Reagents]
- Biochemicals and ReagentsPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Pharmaceutical Research Reagents (Others)
- Biochemicals and Reagents
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Pharmaceutical Research Reagents (Others)







