Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 58-55-9

Teofilin – Theophylline, CAS 58-55-9, TCI T0179

Teofilin – Theophylline, CAS 58-55-9, TCI T0179

Identitas Kimia

No. CAS
58-55-9
PubChem
CID 2153·SID 87576172
Rumus molekul
C7H8N4O2
Berat molekul
180.16 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1,3-dimethyl-7H-purine-2,6-dione
SMILES
CN1C2=C(C(=O)N(C1=O)C)NC=N2
InChIKey
ZFXYFBGIUFBOJW-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 557.550,00
Harga reguler Rp 405.300,00 Harga obral Rp 557.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Theophylline adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori alkaloid, digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi penelitian di bidang kehidupan ilmiah. Bahan ini sering ditemukan dalam studi farmakologis, terutama dalam penelitian tentang efek stimulan pada sistem pernapasan dan jantung. Theophylline memiliki aktivitas farmakologis yang kuat, sehingga menjadi bahan penting dalam pengembangan obat dan uji klinis. Dalam laboratorium, bahan ini digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai standar dalam analisis kimia.

Theophylline memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Karena sifat ini, bahan ini harus disimpan dengan hati-hati untuk menjaga kualitasnya. Theophylline juga memiliki kemampuan untuk larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol, sehingga memudahkan proses pemrosesan dalam laboratorium. Karena sifat kimia dan farmakologisnya yang unik, bahan ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen ilmiah.

Di laboratorium Indonesia, theophylline digunakan dalam berbagai penelitian, termasuk dalam bidang farmasi, biokimia, dan ilmu kesehatan. Bahan ini sering digunakan untuk studi tentang efek farmakologis, pengujian kualitas obat, serta dalam penelitian tentang mekanisme kerja obat pada tubuh manusia. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh para peneliti dan institusi pendidikan.

  • Theophylline digunakan dalam uji farmakologis untuk mengevaluasi aktivitas stimulan pada sistem pernapasan dan jantung.
  • Bahan ini cocok untuk penelitian tentang mekanisme kerja obat pada organ tubuh manusia.
  • Theophylline sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa kimia lain yang memiliki aktivitas farmakologis.
  • Bahan ini digunakan dalam analisis kimia untuk memastikan keaslian dan kualitas senyawa dalam produk farmasi.
  • Theophylline juga diterapkan dalam penelitian tentang efek toksik dan interaksi obat dalam tubuh.

Merek TCI
Nomor CAS 58-55-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Biochemicals and Reagents > Alkaloids
Ukuran kemasan 25g, 100g, 500g
Bentuk fisik Padat berbentuk serbuk
Penyimpanan Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari kelembapan

Theophylline harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini sangat sensitif terhadap kelembapan, sehingga wadah penyimpanan harus memiliki tutup yang rapat. Dalam laboratorium, theophylline harus ditangani dengan hati-hati karena sifat kimianya yang reaktif. Pastikan bahwa proses penggunaan dan penyimpanan dilakukan oleh personel yang terlatih dan mematuhi protokol keselamatan laboratorium.

  • Jameson dkk. (1990). Theophylline Pharmacokinetics in Black Zimbabwean Males. Therapeutic Drug Monitoring doi:10.1097/00007691-199001000-00010
  • Baudelio Campos dkk. (2022). Standard enthalpies of formation of theophylline, theophylline-7-acetic acid, 7-(β-hydroxyethyl) theophylline and 7-(2,3-dihydroxypropyl) theophylline. Thermochimica Acta doi:10.1016/j.tca.2022.179158
  • Odajima dkk. (1997). EXAMINATION OF ABSORPTION RATES OF SUSTAINTED RELEASE THEOPHYLLINE PREPARATION AND AMINOPHYLLINE ON THE DETERMINATION OF THEOPHYLLINE IN FACES. Nihon Shoni Arerugi Gakkaishi. The Japanese Journal of Pediatric Allergy and Clinical Immunology doi:10.3388/jspaci.11.58

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.