Allylestrenol adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori steroid, yang memiliki banyak aplikasi dalam bidang ilmu hayat dan kimia organik. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian terkait hormon dan metabolisme, terutama dalam studi tentang perubahan hormonal pada organisme hidup. Dalam laboratorium, Allylestrenol digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai reagen dalam reaksi kimia tertentu yang memerlukan struktur steroid.
Allylestrenol memiliki struktur kimia yang kompleks, dengan rantai karbon yang berpotensi untuk reaksi kimia berbagai jenis. Sifatnya yang stabil dalam kondisi tertentu dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai grup fungsi membuatnya menjadi pilihan yang tepat dalam berbagai eksperimen. Selain itu, senyawa ini juga memiliki sifat non-toxis yang relatif rendah, sehingga memudahkan penggunaannya dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan keamanan tinggi.
Di Indonesia, Allylestrenol digunakan secara luas dalam penelitian ilmu hayat, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian penting dalam eksperimen yang memerlukan senyawa steroid sebagai bahan dasar atau reagen. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan para peneliti untuk memperoleh bahan ini tanpa harus mengimpor dari luar negeri.
Brosur TCI (PDF)
- Steroids 2026-07-28 · hal. 3
- Dalam penelitian hormon, Allylestrenol digunakan untuk mempelajari peran steroid dalam regulasi metabolisme.
- Bahan ini cocok untuk sintesis senyawa steroid kompleks dalam laboratorium kimia organik.
- Allylestrenol sering digunakan dalam uji aktivitas biologis untuk mengevaluasi efek steroid pada sel atau organisme.
- Bahan ini juga relevan dalam studi tentang efek hormonal pada pertumbuhan dan perkembangan organisme.
- Dalam laboratorium farmasi, Allylestrenol dapat digunakan sebagai bahan baku untuk pengembangan obat yang terkait dengan sistem hormonal.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 432-60-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Steroids |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung |
Allylestrenol harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mempertahankan kualitasnya. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk mencegah kontak langsung. Wadah yang digunakan harus terkunci dan ditempatkan di area yang aman untuk mencegah akses yang tidak diperbolehkan.
- Wang dkk. (2024). Use of oral allylestrenol in women with recurrent spontaneous abortion: A retrospective clinical trial. Global Health & Medicine doi:10.35772/ghm.2024.01056
- Watanabe dkk. (1993). Reduction of plasma lipoprotein(a) by allylestrenol. Atherosclerosis doi:10.1016/0021-9150(93)90166-r
- Dhani dkk. (2015). PERBANDINGAN ANTARA PEMBERIAN PROGESTERON VAGINAL DAN ALLYLESTRENOL ORAL PADA PENANGANAN ABORTUS IMINENS. Jurnal Kesehatan Reproduksi doi:10.22146/jkr.7120
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


