Nandrolone, yang juga dikenal sebagai 19-nortestosteron, adalah steroid androgenik-anabolik turunan testosteron tanpa gugus metil pada posisi C-19. TCI menyediakan senyawa ini sebagai reagen riset farmasi yang khusus untuk penggunaan eksperimental, bukan untuk konsumsi manusia maupun hewan. Di laboratorium, Nandrolone terutama dipakai sebagai standar acuan dalam analisis steroid, senyawa pembanding dalam studi reseptor androgen, dan bahan kajian metabolisme steroid pada penelitian biokimia dan farmakologi.
Nandrolone dipilih karena strukturnya sudah terkarakterisasi dengan baik dan menjadi acuan dalam literatur farmakologi steroid. Tidak adanya gugus metil C-19 membedakan profil biologisnya dari testosteron, sehingga senyawa ini sering dipakai untuk memahami hubungan struktur dan aktivitas pada golongan steroid. Nandrolone juga merupakan analit penting dalam analisis anti-doping dan toksikologi forensik. Laboratorium analisis membutuhkan bahan pembanding yang identitasnya jelas untuk validasi metode kromatografi dan spektrometri massa.
Di Indonesia, Nandrolone relevan untuk laboratorium farmasi perguruan tinggi, laboratorium toksikologi dan forensik, lembaga pengujian obat, serta kelompok riset endokrinologi. Kemasan 100 mg cukup untuk menyiapkan larutan standar dan uji in vitro skala kecil. Perlu diingat bahwa steroid anabolik termasuk bahan yang peredarannya diawasi di banyak negara. Pastikan pengadaan, penyimpanan, dan pencatatan pemakaian mengikuti regulasi yang berlaku serta kebijakan internal institusi.
- Standar acuan analisis steroid: identitas struktur yang jelas membuat Nandrolone cocok sebagai pembanding untuk validasi metode HPLC, GC-MS, atau LC-MS/MS pada sampel biologis.
- Penelitian anti-doping dan forensik: Nandrolone termasuk analit penting di bidang ini, sehingga dibutuhkan untuk kalibrasi, penentuan waktu retensi, dan konfirmasi spektrum massa.
- Studi pengikatan reseptor androgen: sebagai ligan steroid yang dikenal luas, senyawa ini berguna sebagai pembanding dalam uji afinitas dan aktivitas reseptor secara in vitro.
- Kajian metabolisme steroid: Nandrolone dapat dipakai sebagai substrat dalam studi enzimatik untuk mengidentifikasi metabolit dan jalur biotransformasi pada model sel atau mikrosom.
- Riset hubungan struktur-aktivitas: perbedaannya dengan testosteron pada posisi C-19 menjadikannya model yang baik untuk mempelajari pengaruh modifikasi struktur terhadap aktivitas biologis steroid.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 434-22-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Pharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use) |
| Ukuran kemasan | 100mg |
| Bentuk fisik | padatan (lihat sertifikat analisis untuk detail lot) |
| Penyimpanan | ikuti suhu yang tertera pada label, dalam wadah tertutup rapat dan terlindung dari cahaya |
Simpan Nandrolone dalam wadah asli yang tertutup rapat, terlindung dari cahaya dan kelembapan, pada suhu sesuai label produk. Karena peredarannya diawasi, simpan bahan di lemari terkunci dengan akses terbatas dan catat setiap pemakaian dalam logbook. Senyawa aktif hormonal perlu ditangani dengan hati-hati. Gunakan sarung tangan, jas laboratorium, dan kacamata pelindung. Timbang di lemari asam atau enclosure penimbangan untuk menghindari paparan debu. Personel yang sedang hamil atau berencana hamil sebaiknya menghindari penanganan langsung. Baca SDS sebelum digunakan.
- Tseng (1994). Cardiovascular Toxicities of Nandrolone and Cocaine in Spontaneously Hypertensive Rats. Fundamental and Applied Toxicology doi:10.1006/faat.1994.1014
- (2022). Nandrolone-decanoate. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-022-21908-1
- (2018). Metenolone/nandrolone/nandrolone undecanoate abuse. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-018-51493-5
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
