Ethynodiol Diacetate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen penelitian farmakologi dan biokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium yang mempelajari efek senyawa tertentu terhadap sistem biologis. Sebagai reagen, Ethynodiol Diacetate berperan dalam pengujian aktivitas biologis, terutama dalam penelitian tentang hormon dan efek farmakologis. Senyawa ini memiliki struktur kimia kompleks yang memungkinkan penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia dan aplikasi eksperimental.
Ethynodiol Diacetate memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga cocok untuk digunakan dalam eksperimen yang memerlukan keakuratan dan presisi. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk peneliti yang membutuhkan bahan yang mudah dioperasikan dan tidak mudah terdegradasi.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Ethynodiol Diacetate digunakan oleh peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga penelitian. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian tentang efek senyawa tertentu terhadap organisme hidup, termasuk dalam studi tentang hormon dan aktivitas biologis. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan peneliti untuk mengakses bahan yang diperlukan untuk eksperimen ilmiah.
- Penelitian farmakologi untuk menguji efek senyawa pada sistem biologis
- Pengembangan obat baru melalui uji aktivitas biologis dan toksisitas
- Eksperimen biokimia untuk memahami mekanisme reaksi kimia dalam tubuh
- Penelitian tentang hormon dan efek endokrin pada organisme
- Uji ketersediaan dan stabilitas senyawa dalam kondisi tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 297-76-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat (bentuk kristal atau serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Ethynodiol Diacetate harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan sejuk sangat dianjurkan. Bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, untuk meminimalkan risiko kontak langsung. Selalu pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk menjaga keamanan dan kualitas eksperimen.
- Morvay dkk. (2008). Saliva Level of Ethynylestradiol in Presence of Ethynodiol Diacetate after Oral Administration. Hormone Research doi:10.1159/000179696
- Morvay dkk. (2008). Serum and Placenta Levels of Ethynylestradiol in Presence of Ethynodiol Diacetate after Oral Administration. Hormone Research doi:10.1159/000179507
- Nurfazilah Wan Yusop dkk. (2021). Biocatalytic modifications of ethynodiol diacetate by fungi, anti-proliferative activity, and acetylcholineterase inhibitory of its transformed products. Steroids doi:10.1016/j.steroids.2021.108832
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
