Acetazolamide (TCI A2598) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen ilmiah, terutama dalam bidang farmakologi dan biokimia. Sebagai salah satu reagen farmakologis, senyawa ini memiliki peran penting dalam penelitian terkait efek farmakologis dan mekanisme kerja obat. Acetazolamide sering digunakan untuk mengeksplorasi aktivitas enzimatik, efek pada sistem saraf, serta respons fisiologis terhadap berbagai stimulan. Bahan ini sangat relevan dalam laboratorium yang fokus pada pengembangan obat dan penelitian klinis.
Acetazolamide memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah terlarut dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penggunaannya dalam berbagai eksperimen. Karena sifatnya yang tidak bersifat toksik dalam dosis tertentu, senyawa ini dipilih sebagai bahan yang aman untuk digunakan dalam penelitian laboratorium. Selain itu, kekhasan struktur molekulnya memungkinkan senyawa ini untuk berinteraksi dengan berbagai target biologis, menjadikannya bahan yang sangat diminati dalam penelitian farmakologis.
Di laboratorium di Indonesia, Acetazolamide sering digunakan dalam penelitian ilmiah yang berkaitan dengan farmakologi, biokimia, dan neurofarmakologi. Bahan ini menjadi pilihan utama karena keandalan kualitas dan kejelasan spesifikasi, serta kemudahan dalam penggunaannya. Peneliti di Indonesia memanfaatkan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan senyawa aktif dengan sifat tertentu, seperti penghambatan enzim atau modulasi sistem saraf.
Brosur TCI (PDF)
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 42
- Penelitian farmakologi untuk menguji efek obat pada sistem saraf
- Eksperimen biokimia untuk analisis aktivitas enzimatik
- Pengembangan obat baru melalui uji in vitro dan in vivo
- Studi tentang mekanisme kerja obat pada jaringan target
- Penelitian neurofarmakologi untuk memahami respons neurologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 59-66-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Acetazolamide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam penggunaan, pastikan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata dilengkapi. Selain itu, bahan ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia lain yang bersifat reaktif atau korosif.
- (2024). Antiglaucomas and acetazolamide. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-024-57954-8
- Lampl dkk. (2002). Cerebrovascular reactivity in patients under long-term acetazolamide treatment. Acta Neurologica Scandinavica doi:10.1034/j.1600-0404.2002.00017.x
- Parikh dkk. (1995). ACETAZOLAMIDE-ASSOCIATED NEPHROCALCINOSIS IN A TRANSPLANT KIDNEY. Transplantation doi:10.1097/00007890-199506270-00019
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.





