Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 63659-19-8

Betaxolol Hydrochloride TCI B4474

Betaxolol Hydrochloride TCI B4474

Identitas Kimia

No. CAS
63659-19-8
PubChem
CID 107952·SID 253662283
Rumus molekul
C18H30ClNO3
Berat molekul
343.9 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1-[4-[2-(cyclopropylmethoxy)ethyl]phenoxy]-3-(propan-2-ylamino)propan-2-ol;hydrochloride
SMILES
CC(C)NCC(COC1=CC=C(C=C1)CCOCC2CC2)O.Cl
InChIKey
CHDPSNLJFOQTRK-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 3.365.250,00
Harga reguler Rp 2.368.800,00 Harga obral Rp 3.365.250,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Betaxolol Hidroklorida adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologis dan farmasi. Sebagai bahan aktif dalam obat glaukoma, senyawa ini berperan dalam mengurangi tekanan intraokular melalui mekanisme penghambatan beta-adrenergik pada jaringan mata. Dalam laboratorium, Betaxolol Hidroklorida sering digunakan sebagai bahan baku untuk pengembangan obat, uji klinis, dan penelitian tentang efek farmakologis pada sistem saraf. Karena sifatnya yang spesifik dan kestabilan kimia, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen ilmiah.

Betaxolol Hidroklorida memiliki sifat kimia yang stabil dan daya larut yang baik dalam pelarut organik. Karena kemurniannya yang tinggi dan konsistensi spesifik, senyawa ini sangat cocok untuk aplikasi laboratorium yang membutuhkan presisi dan akurasi. Selain itu, senyawa ini memiliki struktur molekuler yang jelas, sehingga memudahkan analisis kimia dan identifikasi. Ketersediaan dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan penggunaan dalam berbagai skala eksperimen.

Di laboratorium Indonesia, Betaxolol Hidroklorida digunakan dalam berbagai penelitian farmasi dan farmakologi. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium riset kesehatan, universitas, dan industri farmasi. Karena kebutuhan akan bahan baku berkualitas tinggi, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan standar internasional.

  • Penelitian pengembangan obat untuk glaukoma karena efek farmakologisnya yang spesifik
  • Uji klinis untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan senyawa pada sistem saraf
  • Analisis kimia untuk identifikasi dan karakterisasi senyawa dalam sampel biologis
  • Pengembangan formulasi obat yang memerlukan presisi dan konsistensi kimia
  • Eksperimen farmakologis untuk mengevaluasi mekanisme aksi dan respons biologis

Merek TCI
Nomor CAS 63659-19-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Pharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)
Ukuran kemasan 50mg, 250mg
Bentuk fisik Serbuk kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan

Betaxolol Hidroklorida harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya matahari langsung dan kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Karena sifatnya yang kimia, bahan ini harus dihindari dari kontak langsung dengan bahan kimia berbahaya atau bahan yang tidak kompatibel. Selama penyimpanan, pastikan bahwa wadah tetap kering dan tidak terbuka untuk mencegah kontaminasi atau kehilangan konsistensi.

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.