2-Amino-5-methylbenzonitrile adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini sering diaplikasikan dalam pembuatan senyawa kompleks yang memiliki struktur heterosiklik atau rantai karbon. Sebagai bahan dasar (building block), senyawa ini menjadi komponen penting dalam reaksi substitusi, reduksi, dan reaksi kondensasi. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk menghasilkan produk kimia yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan industri kimia.
Senyawa ini memiliki struktur yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga mudah bereaksi dengan berbagai reaktan lainnya. Karena memiliki gugus amina dan nitril, senyawa ini memiliki potensi untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia yang menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis. Karena sifat kimianya yang baik, senyawa ini sering dipilih sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa baru.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam studi sintesis senyawa dengan struktur kompleks. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini sebagai bahan dasar untuk eksperimen yang bertujuan mengembangkan senyawa baru dengan aplikasi praktis.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi nitril dalam pembuatan senyawa aromatik
- Pembuatan intermediat kimia untuk industri farmasi
- Eksperimen kimia organik untuk studi struktur molekuler
- Pengembangan material polimer dengan sifat tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5925-93-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Karena bersifat kimia aktif, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan wadahnya tidak rusak dan terhindar dari kontaminasi.
—


