2-Acetoxypropionic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa kompleks yang memiliki struktur karbonil. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan dasar dalam reaksi substitusi, esterifikasi, dan reaksi lain yang melibatkan grup karboksilat.
Senyawa ini memiliki struktur molekul yang sederhana namun sangat berguna dalam sintesis senyawa dengan fungsi tertentu. Karakteristik utamanya adalah kelarutan dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol, serta reaktivitas yang tinggi terhadap berbagai kondisi kimia. Karena sifat ini, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan. Banyak institusi pendidikan dan penelitian mengandalkan senyawa ini dalam pengembangan senyawa baru, pengujian katalis, serta studi tentang reaktivitas senyawa organik.
Produk TCI terkait
- 2-Acetoxypropionyl Chloride, CAS 38939-83-2, TCI A2932
- 3-Ethoxypropionic Acid, CAS 4324-38-3, TCI E0053
- 2-Chloro-3-methoxypropionic Acid, CAS 2544-05-0, TCI C1688
- 3-Allyloxypropionic Acid, CAS 22577-15-7, TCI A0657
- 3-Phenoxypropionic Acid, CAS 7170-38-9, TCI P1400
- 1,2-Diacetoxypropane, CAS 623-84-7, TCI P0902
- Pembuatan senyawa ester untuk aplikasi farmakologis dan industri
- Reaksi sintesis untuk pengembangan bahan kimia baru dalam penelitian
- Esterifikasi dalam proses produksi bahan baku kimia organik
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia organik untuk efisiensi reaksi
- Studi reaktivitas senyawa karboksilat dalam berbagai kondisi eksperimental
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 535-17-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2-Acetoxypropionic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan degradasi. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap perlu dihindari inhalasi atau konsumsi.
- Beerthuis dkk. (2015). Catalytic acetoxylation of lactic acid to 2-acetoxypropionic acid, en route to acrylic acid. RSC Advances doi:10.1039/c4ra12695e
- Haseley dkk. (1997). Structural Studies of the O‐Antigenic Polysaccharide of the Lipopolysaccharide from Acinetobacter (DNA Group 11) Strain 94 Containing 3‐amino‐3,6‐dideoxy‐d‐Galactose Substituted by the Previously Unknown Amide‐Linked l‐2‐acetoxypropionic Acid or l‐2‐hydroxypropionic Acid. European Journal of Biochemistry doi:10.1111/j.1432-1033.1997.00815.x
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








