Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 104075-48-1

Atipamezole Hydrochloride TCI A2956

Atipamezole Hydrochloride TCI A2956

Identitas Kimia

No. CAS
104075-48-1
PubChem
CID 13649426·SID 354334070
Rumus molekul
C14H17ClN2
Berat molekul
248.75 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(T)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
5-(2-ethyl-1,3-dihydroinden-2-yl)-1H-imidazole;hydrochloride
SMILES
CCC1(CC2=CC=CC=C2C1)C3=CN=CN3.Cl
InChIKey
PCCVCJAQMHDWJY-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 5.855.850,00
Harga reguler Rp 4.110.750,00 Harga obral Rp 5.855.850,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Atipamezole Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologi dan biokimia. Bahan ini berperan sebagai antagonis alfa-2 adrenoreseptor, yang berarti dapat memblokir efek dari agonis seperti clonidine. Dalam laboratorium, Atipamezole Hydrochloride sering digunakan untuk mempelajari mekanisme kerja obat dan respons fisiologis pada hewan uji. Bahan ini sangat relevan dalam penelitian yang berkaitan dengan regulasi tekanan darah, respons saraf, dan efek obat pada sistem saraf pusat.

Atipamezole Hydrochloride memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah larut dalam pelarut organik seperti etil asetat. Karakteristik ini memudahkan proses pemrosesan dan penggunaannya dalam berbagai eksperimen. Selain itu, bahan ini memiliki tingkat kemurnian yang tinggi, sehingga memastikan hasil eksperimen yang akurat dan dapat diandalkan. Karena sifatnya yang spesifik, bahan ini dipilih untuk eksperimen yang membutuhkan presisi tinggi.

Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Atipamezole Hydrochloride digunakan oleh peneliti di berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi alat penting dalam penelitian farmakologi, biomedis, dan ilmu kesehatan. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan peneliti untuk mengakses bahan yang diperlukan untuk eksperimen mereka.

  • Penelitian farmakologi untuk memahami mekanisme kerja obat pada sistem saraf
  • Eksperimen biokimia untuk menguji aktivitas antagonis alfa-2 adrenoreseptor
  • Pengujian efek obat pada hewan uji untuk pengembangan obat baru
  • Penelitian fisiologi untuk mengevaluasi respons tekanan darah dan sistem saraf
  • Eksperimen farmakodinamika untuk menilai interaksi obat dan target biologis

Merek TCI
Nomor CAS 104075-48-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Pharmaceutical Research Reagents
Ukuran kemasan 25mg, 100mg
Bentuk fisik Padatan kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan

Atipamezole Hydrochloride harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari cahaya matahari langsung. Tempat penyimpanan yang ideal adalah di ruang dengan suhu kamar dan kelembapan rendah. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditempatkan di area yang terkendali dan hanya digunakan oleh personel yang terlatih.

  • Orola dkk. (2009). The Crystal and Molecular Structure of Atipamezole Base and Atipamezole Hydrochloride. Journal of Chemical Crystallography doi:10.1007/s10870-009-9650-9
  • (2008). Atipamezole hydrochloride (Antisedan). Cold Spring Harbor Protocols doi:10.1101/pdb.caut2665
  • Rioja dkk. (2008). Sedative and cardiopulmonary effects of medetomidine hydrochloride and xylazine hydrochloride and their reversal with atipamezole hydrochloride in calves. American Journal of Veterinary Research doi:10.2460/ajvr.69.3.319

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.