Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 104054-27-5

Atipamezole, CAS 104054-27-5, TCI A3259

Atipamezole, CAS 104054-27-5, TCI A3259

Identitas Kimia

No. CAS
104054-27-5
PubChem
CID 71310·SID 468590199
Rumus molekul
C14H16N2
Berat molekul
212.29 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
5-(2-ethyl-1,3-dihydroinden-2-yl)-1H-imidazole
SMILES
CCC1(CC2=CC=CC=C2C1)C3=CN=CN3
InChIKey
HSWPZIDYAHLZDD-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 3.683.400,00
Harga reguler Rp 2.591.400,00 Harga obral Rp 3.683.400,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Atipamezole adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologis dan biokimia, terutama dalam studi tentang obat-obatan yang terkait dengan sistem saraf pusat. Bahan ini sering digunakan sebagai antagonis untuk obat-obatan yang bekerja melalui reseptor alpha-2 adrenergik, seperti xylazine. Dalam laboratorium, Atipamezole berperan sebagai alat untuk menguji efek dan mekanisme kerja obat-obatan tertentu. Bahan ini juga digunakan dalam eksperimen yang melibatkan pengendalian aktivitas saraf dan respons fisiologis pada hewan uji. Karena sifatnya yang spesifik dan keakuratannya, Atipamezole menjadi pilihan utama dalam penelitian ilmiah yang memerlukan kontrol dan pengujian yang ketat.

Atipamezole memiliki sifat kimia yang stabil dan memungkinkan penggunaan dalam berbagai kondisi laboratorium. Senyawa ini memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses penyiapan dan penggunaan dalam eksperimen. Karena karakteristik ini, Atipamezole cocok untuk digunakan dalam berbagai jenis reaksi kimia dan uji laboratorium. Selain itu, senyawa ini memiliki kemurnian tinggi, yang memastikan hasil eksperimen tetap akurat dan dapat diandalkan. Kombinasi dari sifat kimia dan fisiologisnya menjadikannya bahan yang sangat relevan dalam penelitian ilmiah.

Dalam konteks laboratorium Indonesia, Atipamezole sering digunakan dalam penelitian farmakologi dan biomedis di berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian dari proses pengembangan obat baru, pengujian efek samping, serta studi tentang interaksi obat. Karena kebutuhan akan bahan-bahan yang berkualitas tinggi dan akurat, Atipamezole menjadi salah satu produk yang diminati oleh para peneliti di Indonesia.

  • Pengujian efek antagonis pada obat-obatan alpha-2 adrenergik untuk menilai mekanisme kerja dan keamanan
  • Penelitian tentang pengendalian aktivitas saraf pusat dalam eksperimen fisiologis hewan
  • Uji klinis dan laboratorium untuk mengevaluasi respons fisiologis terhadap obat-obatan tertentu
  • Pengembangan obat baru yang memerlukan pengujian interaksi farmakologis dan efek samping
  • Studi tentang penggunaan obat-obatan di bidang vokal dan anestesiologi untuk memahami respons fisiologis

Merek TCI
Nomor CAS 104054-27-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Pharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)
Ukuran kemasan 10mg, 50mg
Bentuk fisik Serbuk kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Atipamezole harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa. Hindari paparan sinar matahari langsung dan kelembapan berlebihan, karena dapat memengaruhi daya larut dan kemurnian bahan. Dalam penggunaan, pastikan wadah tetap tertutup untuk mencegah kontaminasi dan kerusakan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah paparan langsung.

  • Orola dkk. (2009). The Crystal and Molecular Structure of Atipamezole Base and Atipamezole Hydrochloride. Journal of Chemical Crystallography doi:10.1007/s10870-009-9650-9
  • Riekkinen dkk. (1991). Effects of atipamezole and tetrahydroaminoacridine on nucleus basalis lesion-induced EEG changes. Brain Research Bulletin doi:10.1016/0361-9230(91)90073-s
  • Ebner dkk. (2007). Partial Antagonization of Midazolam‐Medetomidine‐Ketamine in Cats – Atipamezole versus combined Atipamezole and Flumazenil. Journal of Veterinary Medicine Series A doi:10.1111/j.1439-0442.2007.00971.x

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.