2-Aminobenzyl Cyanide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam proses pembuatan senyawa heterosiklik dan senyawa organik lainnya. Sebagai bahan dasar (building block), senyawa ini memiliki peran penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan industri kimia.
Karakteristik utama dari 2-Aminobenzyl Cyanide adalah struktur kimianya yang kompleks dan reaktivitas tinggi. Senyawa ini memiliki grup amina dan sianida yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi kimia lainnya. Keunikan struktur ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam berbagai reaksi sintesis. Selain itu, kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsi lain menjadikannya sangat fleksibel dalam penggunaan.
Di laboratorium Indonesia, 2-Aminobenzyl Cyanide digunakan dalam penelitian kimia organik dan sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering dipakai oleh peneliti dan mahasiswa untuk memperluas pengetahuan mereka tentang reaksi kimia dan pengembangan senyawa baru. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini juga menjadi bahan penting dalam penelitian bidang farmasi dan material.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi pada rantai aromatik untuk modifikasi senyawa
- Pembuatan senyawa organik kompleks dalam penelitian kimia murni
- Pengujian reaktivitas senyawa kimia dalam analisis struktur molekuler
- Pengembangan material baru dengan sifat kimia yang spesifik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2973-50-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2-Aminobenzyl Cyanide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifat reaktif dan kemungkinan mengandung bahan berbahaya, senyawa ini harus ditangani dengan sarung tangan dan masker respirator. Penyimpanan yang tepat akan memastikan stabilitas dan keamanan senyawa ini dalam jangka waktu yang lebih lama.
—




