4-Aminobenzylamine (4-ABZ) adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Sebagai bahan dasar (building block), senyawa ini berperan dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang organik dan farmakologi. 4-ABZ memiliki struktur amina yang aktif, sehingga dapat berfungsi sebagai donor elektron atau sebagai komponen dalam reaksi substitusi. Bahan ini sangat penting dalam pengembangan senyawa obat, bahan kimia industri, dan penelitian material.
4-Aminobenzylamine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap berbagai reagen seperti asam, basa, dan reaktif organik. Karena memiliki grup amina yang aktif, senyawa ini mudah bereaksi dengan berbagai ligan atau substrat dalam reaksi kimia. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa kompleks lainnya.
Di laboratorium Indonesia, 4-Aminobenzylamine digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, farmasi, dan material. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium yang fokus pada pengembangan senyawa obat, modifikasi molekul, dan studi reaktivitas senyawa kimia. Karena ketersediaannya yang cukup, senyawa ini menjadi bahan yang populer di berbagai institusi penelitian dan industri di Indonesia.
Brosur TCI (PDF)
- Raw Materials for Polyimide Synthesis 2026-05-11 · hal. 4
- Biomaterials Research Reagents 2025-02-19 · hal. 17
- Monomers 2025-05-28 · hal. 29
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa obat dengan struktur kompleks yang membutuhkan reaksi substitusi.
- Pengembangan bahan kimia industri yang memerlukan reaktivitas tinggi dari grup amina.
- Penelitian tentang reaktivitas dan stabilitas senyawa organik dalam kondisi tertentu.
- Modifikasi molekul untuk menciptakan senyawa baru dengan sifat tertentu.
- Pengujian keterikatan senyawa dengan ligan dalam reaksi kimia organik.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4403-71-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 250g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
4-Aminobenzylamine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan udara, cahaya, dan kelembapan. Bahan ini bersifat reaktif dan harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Wadah harus diperiksa secara berkala untuk memastikan tidak ada kebocoran atau kerusakan. Penyimpanan yang tepat akan memperpanjang masa pakai dan meminimalkan risiko reaksi kimia yang tidak diinginkan.
- BAR‐HAIM dkk. (1998). ChemInform Abstract: Regioselective N‐Alkylation of 2‐Aminobenzylamine via Chelation to 9‐BBN.. ChemInform doi:10.1002/chin.199829098
- Bergman dkk. (2003). Studies of the Reactions Between Indole‐2,3‐diones (Isatins) and 2‐Aminobenzylamine.. ChemInform doi:10.1002/chin.200323040
- Jalili dkk. (2014). Proton Conductance at Elevated Temperature: Formulation and Investigation of Poly(4-Styrenesulfonic Acid)/4-Aminobenzylamine/Phosphoric Acid Membranes. Frontiers in Energy Research doi:10.3389/fenrg.2014.00028
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Polymer/Macromolecule ReagentsMonomersDiamine Monomers
- Polymer/Macromolecule ReagentsPolyimide Raw MaterialsDiamines [Polyimide Raw Materials]
- Biomaterials/Biocompatible Materials Research ReagentsMonomers and Macromonomers [Biomaterials/Biocompatible Materials Research Reagents]Diamine Monomers [Biomaterials/Biocompatible Materials Research Reagents]








