Ethylenediamine Anhydrous (EDA) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Sebagai bahan dasar (building block), EDA berperan dalam sintesis senyawa kompleks, termasuk senyawa heterosiklik dan polimer. Senyawa ini memiliki struktur yang sederhana namun sangat reaktif, menjadikannya komponen penting dalam berbagai reaksi seperti kondensasi, substitusi, dan pembentukan ikatan kovalen.
Ethylenediamine Anhydrous memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap kelembapan dan oksidasi. Karena tidak mengandung air, senyawa ini lebih mudah disimpan dan digunakan dalam reaksi yang memerlukan kekeringan. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan presisi tinggi dalam proses sintesis.
Di laboratorium Indonesia, Ethylenediamine Anhydrous digunakan dalam penelitian kimia, farmasi, dan industri bahan kimia. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium universitas, lembaga penelitian, dan perusahaan manufaktur yang memproduksi produk kimia. Karena kegunaannya yang luas, senyawa ini menjadi bagian penting dari persediaan bahan kimia di berbagai institusi penelitian di Indonesia.
- Sintesis senyawa heterosiklik seperti piperidin dan piridin karena kemampuannya dalam membentuk ikatan kovalen.
- Pembuatan polimer seperti poliamida dan poliester melalui reaksi polimerisasi yang membutuhkan pengikat amina.
- Reaksi kondensasi dalam sintesis senyawa aromatik dan alifatik untuk menghasilkan produk dengan struktur kompleks.
- Pengujian kualitas bahan kimia dalam proses analisis kimia untuk memastikan kemurnian dan stabilitas senyawa.
- Produksi bahan aktif farmasi yang memerlukan reaksi kimia dengan senyawa amina sebagai komponen utama.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 107-15-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan berwarna jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Ethylenediamine Anhydrous harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara dan tidak terpapar sinar matahari langsung. Penyimpanan dalam ruangan dengan suhu rendah dan kelembapan rendah sangat dianjurkan untuk menjaga stabilitas senyawa. Karena bersifat korosif dan beracun, penggunaan harus dilakukan dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selalu pastikan area kerja ventilasi baik untuk menghindari paparan uap.
- Segawa (1995). Preparation of ethylenediamine. Zeolites doi:10.1016/0144-2449(95)96848-u
- Fatimah dkk. (2017). N-[3-(Trimethoxysilyl)propyl] ethylenediamine Functionalized Saponite as Adsorbent of Nickel from Aqueous Solution. Engineering Journal doi:10.4186/ej.2017.21.2.107
- Leung (2000). Pharmacokinetics and metabolism of ethylenediamine in the Swiss Webster mouse following oral or intravenous dosing. Toxicology Letters doi:10.1016/s0378-4274(00)00252-6
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
