Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 822-08-2

1,11-Diaminoundecane TCI D2075

1,11-Diaminoundecane TCI D2075

Identitas Kimia

Nama lain
Undecamethylenediamine · 1,11-Undecanediamine
No. CAS
822-08-2
Rumus molekul
C11H26N2
Berat molekul
186.34 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)(T)
Suhu simpan
0-10°C
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
undecane-1,11-diamine
SMILES
C(CCCCCN)CCCCCN
InChIKey
KLNPWTHGTVSSEU-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00142358
PubChem
CID 69966
Harga reguler Rp 2.147.250,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.147.250,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D2075 1,11-Diaminoundecane adalah diamina alifatik rantai panjang dengan gugus amina primer pada kedua ujung rantai sebelas atom karbon. Sebagai building block non-heterosiklik, senyawa ini berperan sebagai penghubung dua situs reaktif sekaligus, sehingga sangat dibutuhkan pada pekerjaan laboratorium yang menuntut pembentukan jembatan molekuler berjarak tertentu. Peranannya menonjol dalam sintesis polimer, modifikasi permukaan, pembuatan senyawa makrosiklik, dan penyiapan bahan hibrida organik–anorganik, karena panjang rantai metilena di antara kedua gugus amina dapat menentukan geometri dan sifat mekanik produk akhir.

Sifat yang membuat senyawa ini dipilih adalah kombinasi rantai hidrokarbon yang fleksibel dan hidrofobik dengan dua gugus amina primer yang sangat reaktif dan bersifat basa. Gugus amina mudah bereaksi dengan asam karboksilat dan turunannya membentuk amida, dengan aldehida membentuk imina, dengan epoksida membentuk jaringan silang, serta dapat berkoordinasi pada pusat logam. Panjang rantai sebelas karbon, yang merupakan jumlah ganjil, memberikan pola penyusunan rantai yang berbeda dibanding homolog berkarbon genap, sehingga senyawa ini menarik untuk kajian pengaruh panjang dan paritas rantai terhadap kristalinitas, titik lebur, dan keteraturan lapisan monomolekuler.

Di laboratorium Indonesia, bahan ini biasa dipakai pada riset polimer, material maju, membran, dan kimia permukaan di perguruan tinggi maupun pusat penelitian, termasuk pekerjaan pembuatan poliamida, pengeras resin epoksi eksperimental, serta penyiapan tapak amina pada material berpori. Pilihan kemasan 1 g dan 5 g memudahkan penyesuaian antara percobaan penjajakan skala kecil dan sintesis yang memerlukan bahan lebih banyak, sekaligus menjaga bahan tidak tersimpan terlalu lama.

  • Monomer poliamida dan poliimida: dua gugus amina primer di ujung rantai memungkinkan polikondensasi dengan diasil klorida atau dianhidrida menjadi polimer rantai panjang.
  • Pengeras dan zat pengikat silang resin: reaktivitas amina terhadap gugus epoksida membentuk jaringan tiga dimensi sehingga berguna pada penelitian formulasi resin dan pelapis.
  • Modifikasi permukaan dan lapisan monomolekuler: rantai alifatik panjang mendukung penyusunan teratur sementara ujung amina mengikat kuat pada permukaan padatan teraktivasi.
  • Ligan dan penghubung material berpori: kedua amina dapat berkoordinasi atau bereaksi kovalen sehingga cocok sebagai jembatan pada material hibrida dan kerangka logam-organik.
  • Sintesis senyawa makrosiklik dan konjugat: jarak antar gugus fungsi yang panjang membantu pembentukan cincin besar serta penghubung fleksibel pada molekul bifungsional.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog D2075
Nomor CAS 822-08-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik padatan, dipasok dalam kemasan satuan gram
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauhkan dari udara dan karbon dioksida

Amina alifatik bersifat basa dan higroskopis serta dapat menyerap karbon dioksida dari udara membentuk karbamat, sehingga wadah harus selalu ditutup rapat dan disimpan di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik. Gunakan wadah kaca atau kemasan asli dengan tutup berpelapis inert, dan untuk penyimpanan jangka panjang pertimbangkan atmosfer gas inert. Lakukan penimbangan di lemari asam menggunakan spatula bersih dan kering. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung tertutup, dan jas laboratorium karena bahan bersifat mengiritasi atau korosif terhadap kulit dan mata. Jauhkan dari asam kuat dan oksidator agar tidak terjadi reaksi eksoterm. Tampung limbah pada wadah berlabel dan baca lembar data keselamatan resmi sebelum bekerja.

  • Inoue dkk. (1995). First Observation of a Thermotropic Liquid Crystal in a Simple Polyimide Derived from 1,11-Diaminoundecane and 4,4''-Terphenyltetracarboxylic Acid. Macromolecules doi:10.1021/ma00122a054

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.