1,3-Phenylenediamine adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium sebagai komponen penting dalam sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa organik lainnya. Sebagai building block, 1,3-Phenylenediamine memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai grup fungsional, sehingga menjadi bahan yang sangat fleksibel dalam penelitian kimia.
Karakteristik utama dari 1,3-Phenylenediamine adalah struktur aromatiknya yang stabil dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi dan reaksi coupling. Senyawa ini juga memiliki sifat reaktif yang tinggi, sehingga memungkinkan pembentukan senyawa kompleks dengan berbagai aplikasi industri dan farmasi. Keberagaman reaksi yang dapat dilakukan dengan senyawa ini menjadikannya pilihan utama dalam laboratorium kimia.
Di laboratorium Indonesia, 1,3-Phenylenediamine digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa yang memerlukan struktur aromatik dan amina. Bahan ini juga sering digunakan dalam pengembangan produk kimia baru, termasuk dalam bidang farmasi dan material. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh para peneliti dan praktisi kimia di Indonesia.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi coupling dalam pembuatan senyawa organik kompleks
- Pembuatan pigmen dan bahan pewarna kimia
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik
- Pengembangan bahan kimia untuk industri plastik dan tekstil
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 108-45-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya |
1,3-Phenylenediamine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara bebas serta cahaya matahari langsung. Bahan ini bersifat reaktif dan perlu ditangani dengan hati-hati untuk mencegah kontaminasi atau reaksi tidak diinginkan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau gelas, dan harus ditempatkan di area yang sejuk dan kering. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk memastikan keselamatan di laboratorium.
- Wang dkk. (2017). Solubility of 2-nitro-p-phenylenediamine in nine pure solvents and mixture of (methanol +N-methyl-2-pyrrolidone) from T= (283.15 to 318.15) K: Determination and modelling. The Journal of Chemical Thermodynamics doi:10.1016/j.jct.2017.01.006
- Tobita dkk. (2008). Single molecular conductance measurements of molecular junction of Au/1,4-phenylenediamine/Au. Ultramicroscopy doi:10.1016/j.ultramic.2008.04.033
- Kawakubo dkk. (2009). Acetylator Phenotype in Patients with p-Phenylenediamine Allergy. Dermatology doi:10.1159/000245683
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
