Acitretin adalah senyawa farmakologis yang digunakan dalam penelitian farmasi dan biokimia untuk berbagai eksperimen ilmiah. Produk ini termasuk dalam kategori reagen penelitian farmasi, yang digunakan untuk menguji efek biologis senyawa tertentu terhadap sel atau organisme. Acitretin sering digunakan dalam penelitian terkait gangren kulit, penyakit kulit kronis, serta studi tentang mekanisme kerja obat. Dalam lingkungan laboratorium, produk ini menjadi alat penting untuk mengembangkan dan menguji prototipe obat baru.
Acitretin memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memungkinkan penggunaan berulang dalam eksperimen yang memerlukan presisi tinggi. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses penggunaan dan pemrosesan dalam laboratorium. Karena sifatnya yang dapat diandalkan dan konsistensi hasil, Acitretin menjadi pilihan utama para peneliti di Indonesia yang membutuhkan reagen berkualitas tinggi.
Dalam konteks penelitian di Indonesia, Acitretin digunakan untuk mendukung penelitian bidang farmasi, biokimia, dan medis. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan produk ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan pengembangan obat dan pemahaman lebih dalam tentang mekanisme penyakit. Produk ini juga menjadi bagian dari program penelitian nasional yang berfokus pada inovasi obat dan terapi medis.
Brosur TCI (PDF)
- Pharmacologically Active Metabolites 2025-07-22 · hal. 1
- Vitamins for Research and Experimental Use 2025-06-27 · hal. 2
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 42
- Reagents for Biological Research 2025-03-11 · hal. 51
- Penelitian tentang mekanisme kerja obat untuk penyakit kulit kronis
- Pengujian efek farmakologis senyawa pada sel manusia
- Pengembangan prototipe obat baru untuk pengobatan gangren kulit
- Eksperimen terkait metabolisme obat di tubuh manusia
- Studi tentang interaksi senyawa farmakologis dalam lingkungan biologis
Dari brosur TCI
- Turunan asam retinoat
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 55079-83-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 50mg, 250mg |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung |
Acitretin harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk menjaga kualitas dan stabilitasnya. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam laboratorium, produk ini perlu ditangani dengan hati-hati, karena sifatnya yang kimia bisa berpotensi mengganggu kesehatan jika tidak dikelola dengan tepat. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat mengambil atau memproses produk ini.
- &NA; (2012). Acitretin/isotretinoin. Reactions Weekly doi:10.2165/00128415-201213860-00017
- Ortiz dkk. (2013). Acitretin. Dermatologic Therapy doi:10.1111/dth.12086
- Krüger-Krasagakes dkk. (1995). Possible aggravation of hepatitis A by acitretin.. Acta Dermato-Venereologica doi:10.2340/00015555758283
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Pharmaceutical Research Reagents (Others)
- Biochemicals and ReagentsVitamins and Related CompoundsVitamin Derivatives
- Biochemicals and ReagentsBioactive CompoundsPharmacologically Active Metabolites
- Cell BiologyNutrition ResearchVitamins [Nutrition Research]
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Pharmaceutical Research Reagents (Others)








