Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 141430-65-1

ABT-751, CAS 141430-65-1, TCI A3169

ABT-751, CAS 141430-65-1, TCI A3169

Identitas Kimia

No. CAS
141430-65-1
PubChem
CID 3035714·SID 354335530
Rumus molekul
C18H17N3O4S
Berat molekul
371.4 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
N-[2-(4-hydroxyanilino)-3-pyridinyl]-4-methoxybenzenesulfonamide
SMILES
COC1=CC=C(C=C1)S(=O)(=O)NC2=C(N=CC=C2)NC3=CC=C(C=C3)O
InChIKey
URCVCIZFVQDVPM-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 3.658.200,00
Harga reguler Rp 2.573.550,00 Harga obral Rp 3.658.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

ABT-751 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologi dan biokimia. Bahan ini memiliki peran penting dalam pengujian obat dan pengembangan terapi medis baru, terutama dalam penelitian terkait penyakit kanker dan gangguan metabolisme. Sebagai reagen penelitian, ABT-751 digunakan untuk mempelajari mekanisme kerja molekul dan respons biologis terhadap berbagai stimulus. Produk ini sangat relevan dalam laboratorium yang fokus pada penelitian kesehatan dan farmasi.

ABT-751 memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat digunakan dalam berbagai kondisi eksperimen. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks, yang memungkinkan interaksi spesifik dengan target biologis. Karena sifatnya yang konsisten dan keandalan hasil uji, ABT-751 menjadi pilihan utama para peneliti dalam eksperimen yang memerlukan akurasi tinggi. Ketersediaan dalam bentuk kering juga memudahkan penyimpanan dan penggunaan.

Di laboratorium Indonesia, ABT-751 digunakan dalam penelitian yang berkaitan dengan pengembangan obat dan pengujian efektivitas senyawa baru. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium riset kesehatan dan institusi pendidikan tinggi yang fokus pada bidang farmasi dan biomedis. Kehadiran ABT-751 mendukung peningkatan kualitas penelitian lokal dan pengembangan solusi medis yang inovatif.

  • Penelitian pengobatan kanker untuk menguji efek senyawa pada sel kanker
  • Uji aktivitas biologis senyawa baru dalam sistem in vitro
  • Pengembangan terapi obat berbasis molekul target spesifik
  • Studi mekanisme respons sel terhadap obat tertentu
  • Analisis interaksi molekuler dalam lingkungan biologis

Merek TCI
Nomor CAS 141430-65-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Pharmaceutical Research Reagents
Ukuran kemasan 10mg, 50mg
Bentuk fisik Serbuk kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

ABT-751 harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung. Dalam penggunaan, pastikan alat dan wadah yang digunakan bersih dan steril. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Penanganan harus dilakukan dengan hati-hati untuk menjaga kualitas dan keamanan produk.

  • Rudek dkk. (2006). Validation and implementation of a liquid chromatography/tandem mass spectrometry assay to quantitate ABT-751, ABT-751 glucuronide, and ABT-751 sulfate in human plasma for clinical pharmacology studies. Journal of Pharmaceutical and Biomedical Analysis doi:10.1016/j.jpba.2006.04.010
  • (2002). A phase I trial of ABT-751, a novel microtubulin inhibitor. European Journal of Cancer doi:10.1016/s0959-8049(02)80776-6
  • Gaynon dkk. (2012). ABT-751 in Relapsed Childhood Acute Lymphoblastic Leukemia. Journal of Pediatric Hematology/Oncology doi:10.1097/mph.0b013e3182532446

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.