Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 23930-19-0

Alphaxalone TCI A3644

Alphaxalone TCI A3644

Identitas Kimia

No. CAS
23930-19-0
Kemurnian
>98.0%(HPLC)
Harga reguler Rp 3.021.900,00
Harga reguler Rp 2.112.600,00 Harga obral Rp 3.021.900,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Alphaxalone, dengan nomor CAS 23930-19-0, adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologis dan biokimia. Produk ini termasuk dalam kategori reagen untuk eksperimen, dan sering digunakan dalam studi tentang efek neurologis dan perilaku. Alphaxalone memiliki sifat sebagai agonis alfa-2 adrenergik, yang membuatnya relevan dalam penelitian tentang sistem saraf pusat dan respons fisiologis terhadap obat. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk menguji mekanisme kerja obat, terutama dalam konteks neurofarmakologi dan pengembangan terapi.

Alphaxalone memiliki karakteristik yang membuatnya diminati dalam penelitian ilmiah. Senyawa ini memiliki stabilitas kimia yang baik dalam kondisi tertentu, serta kemampuan untuk larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Karena sifat ini, Alphaxalone mudah digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biologis. Selain itu, senyawa ini tidak mengandung bahan kimia beracun atau berbahaya dalam jumlah yang signifikan, sehingga relatif aman untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang terkendali.

Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Alphaxalone sering digunakan oleh peneliti di bidang farmakologi, biokimia, dan neurosains. Produk ini menjadi bagian dari penelitian yang bertujuan memahami mekanisme kerja obat dan pengembangan terapi baru. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan peneliti untuk melakukan eksperimen yang membutuhkan bahan aktif seperti ini.

  • Penelitian tentang efek neurologis dan perilaku pada hewan uji
  • Pengujian mekanisme kerja obat pada sistem saraf pusat
  • Eksperimen farmakologis untuk pengembangan terapi baru
  • Studi tentang respons fisiologis terhadap senyawa alfa-2 adrenergik
  • Analisis kimia untuk pengujian kualitas dan stabilitas senyawa

Merek TCI
Nomor CAS 23930-19-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Pharmaceutical Research Reagents
Ukuran kemasan 5mg, 25mg
Bentuk fisik Padat (serbuk)
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan

Alphaxalone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat yang sejuk, kering, dan jauh dari cahaya matahari langsung. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker respirator untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Selalu simpan bahan ini di area yang terkunci dan tidak terjangkau oleh anak-anak atau hewan.

  • Şen dkk. (2018). General Anesthesia in Geriatric Dogs with Propofol-Isoflurane, PropofolSevoflurane, Alphaxalone-Isoflurane, Alphaxalone-Sevoflurane and Their Comparison of Biochemical, Hemodynamic and Cardiopulmonary Effects. Acta Scientiae Veterinariae doi:10.22456/1679-9216.81800
  • Mavromoustakos dkk. (1994). Topography of alphaxalone and Δ16-alphaxalone in membrane bilayers containing cholesterol. Biochimica et Biophysica Acta (BBA) - Biomembranes doi:10.1016/0005-2736(94)90204-6
  • Iyer dkk. (2013). GABAA-R α4 Subunits are Required for the Low Dose Locomotor Stimulatory Effect of Alphaxalone, But Not for Several Other Behavioral Responses to Alphaxalone, Etomidate or Propofol. Neurochemical Research doi:10.1007/s11064-013-1148-3

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.