Pregnenolone adalah senyawa steroid yang berperan penting dalam sintesis berbagai hormon steroid lainnya, seperti kortisol, testosteron, dan estrogen. Sebagai prekursor utama dalam jalur biosintesis steroid, Pregnenolone sering digunakan dalam penelitian biokimia dan farmakologi untuk mempelajari mekanisme metabolisme dan aktivitas biologis senyawa-senyawa steroid. Bahan ini sangat relevan dalam laboratorium yang melakukan eksperimen terkait endokrinologi, reproduksi, dan penyakit terkait hormon.
Pregnenolone memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Keberadaan senyawa ini dalam bentuk kristal atau serbuk memudahkan proses penimbangan dan penggunaan dalam eksperimen. Karena sifatnya yang tidak reaktif dalam kondisi biasa, Pregnenolone cocok untuk digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium tanpa mengganggu hasil eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, Pregnenolone sering digunakan dalam penelitian terkait kesehatan reproduksi, metabolisme hormonal, dan pengembangan obat. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya yang relatif mudah dan kualitas yang terjamin. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan riset di Indonesia memanfaatkan Pregnenolone untuk memperluas pemahaman tentang peran hormon steroid dalam tubuh manusia dan hewan.
- Penelitian tentang metabolisme hormon steroid di laboratorium kesehatan masyarakat
- Pengujian aktivitas biologis senyawa steroid dalam pengembangan obat
- Eksperimen terkait endokrinologi dan penyakit terkait hormon
- Penelitian tentang mekanisme reproduksi dan pengaruh hormon pada organ reproduksi
- Analisis kualitatif dan kuantitatif senyawa steroid dalam sampel biologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 145-13-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Steroids |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Pregnenolone harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, dalam kondisi kering dan sejuk. Hindari paparan langsung sinar matahari dan kelembapan untuk mencegah penguraian atau kontaminasi. Saat mengambil atau menimbang, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk meminimalkan kontak langsung. Pastikan wadah selalu tertutup rapat untuk menjaga kestabilan kualitas bahan.
- Haag dkk. (2002). Expression of cytochromes P450 3A in mouse lung: effects of dexamethasone and pregnenolone 16α-carbonitrile. Archives of Toxicology doi:10.1007/s00204-002-0426-7
- Mohareb dkk. (2013). The Knoevenagel reactions of pregnenolone with cyanomethylene reagents: Synthesis of thiophene, thieno[2,3-b]pyridine, thieno[3,2-d]isoxazole derivatives of pregnenolone and their in vitro cytotoxicity towards tumor and normal cell lines. Steroids doi:10.1016/j.steroids.2013.08.007
- Melchior dkk. (1994). Pregnenolone and pregnenolone sulfate, alone and with ethanol, in mice on the plus-maze. Pharmacology Biochemistry and Behavior doi:10.1016/0091-3057(94)90197-x
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
