Benzanthrone adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam sintesis senyawa organik. Sebagai salah satu senyawa building block, benzanthrone berperan penting dalam pembentukan struktur kimia kompleks. Bahan ini sering digunakan dalam reaksi kimia yang memerlukan kestabilan dan sifat reaktivitas tertentu. Dalam laboratorium, benzanthrone sering diaplikasikan untuk memperoleh senyawa intermediat yang menjadi bahan baku untuk senyawa akhir.
Benzanthrone memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, sehingga memudahkan proses sintesis tanpa menghasilkan produk sampingan yang tidak diinginkan. Senyawa ini juga memiliki daya tahan terhadap kondisi kimia tertentu, yang menjadikannya pilihan ideal untuk berbagai reaksi. Karakteristik ini membuat benzanthrone menjadi bahan yang sangat diminati dalam penelitian kimia dan pengembangan senyawa baru.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, benzanthrone digunakan oleh para peneliti dan institusi pendidikan untuk keperluan penelitian dan pengembangan. Bahan ini sangat relevan dalam bidang kimia organik dan kimia analitik, serta menjadi bagian dari proses produksi senyawa kimia yang memiliki aplikasi luas dalam industri dan kesehatan.
- Sintesis senyawa organik kompleks untuk pengembangan obat dan bahan kimia.
- Reaksi substitusi dan penggabungan struktur kimia dalam laboratorium kimia organik.
- Penelitian tentang sifat kimia dan reaktivitas senyawa heterosiklik.
- Pengujian kualitas dan karakteristik senyawa kimia dalam analisis laboratorium.
- Produksi bahan baku untuk industri farmasi dan kimia.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 82-05-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berwarna putih atau kuning kecokelat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung |
Benzanthrone harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Dalam penggunaan, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Karena sifat kimia tertentu, benzanthrone harus dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
- Kırılova dkk. (2023). Study of the toxicity of benzanthrone luminescent dyes. Bulgarian Chemical Communications doi:10.34049/bcc.55.3.ncntc07
- Refat dkk. (2011). Spectroscopic, Thermal and Biological Studies on Newly Synthesized Cu(II), Ni(II) and Co(II) Complexes with 3-N-2-hydroxyethylamine Benzanthrone and 3-N-2-aminoethylamine Benzanthrone. Journal of the Korean Chemical Society doi:10.5012/jkcs.2011.55.1.028
- Olipova dkk. (2022). Spectroscopic investigation of new benzanthrone luminescent dyes. Bulgarian Chemical Communications doi:10.34049/bcc.54.3.f006
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


