Benzenesulfonyl Hydrazide (BCS) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam reaksi kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa dengan struktur kompleks. BCS memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsi, sehingga menjadi bahan penting dalam pembentukan senyawa baru melalui reaksi seperti hidrazonifikasi dan reaksi condensasi. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, farmakologi, dan kimia analitik untuk menghasilkan senyawa yang memiliki aktivitas biologis tertentu.
Benzenesulfonyl Hydrazide memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap berbagai reaktan seperti aldehida, keton, dan senyawa elektrofilik. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam reaksi yang memerlukan penggunaan senyawa dengan kelompok hidrazon. Selain itu, BCS memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan pemisahan dalam laboratorium.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, BCS digunakan oleh peneliti kimia dan ilmuwan yang bekerja di institusi pendidikan tinggi, pusat penelitian, dan industri farmasi. Bahan ini sangat relevan dalam penelitian senyawa obat, sintesis senyawa organik, dan analisis kimia. Ketersediaan BCS dalam berbagai varian kemasan memudahkan penggunaan dalam berbagai skala eksperimen.
Produk TCI terkait
- 4-(Bromomethyl)benzenesulfonyl Chloride, CAS 66176-39-4, TCI B3936
- Benzenesulfonyl Chloride [for Determination of Hippuric Acid], CAS 98-09-9, TCI B1211
- Benzenesulfonyl Chloride, CAS 98-09-9, TCI B0036
- Benzenesulfonyl Fluoride, CAS 368-43-4, TCI B6627
- 2-Mesitylenesulfonyl Hydrazide, CAS 16182-15-3, TCI M1198
- Biphenyl-4-carboxylic Hydrazide, CAS 18622-23-6, TCI B4350
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi hidrazonifikasi dalam pembuatan senyawa dengan aktivitas biologis
- Pembentukan senyawa kompleks melalui reaksi condensasi
- Analisis kimia untuk identifikasi struktur molekul organik
- Penelitian farmakologi dalam pengembangan senyawa terapi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 80-17-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Benzenesulfonyl Hydrazide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya serta kelembapan untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat reaktif dan harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan dalam lingkungan yang sejuk dan kering sangat dianjurkan. Selain itu, pastikan bahwa bahan ini tidak disimpan bersama bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif untuk menghindari reaksi tidak diinginkan.
- Padakan dkk. (2016). Evaluation of benzenesulfonyl hydrazide concentration on mechanical properties, swelling and thermal conductivity of thermal insulation from natural rubber. Agriculture and Natural Resources doi:10.1016/j.anres.2016.01.004
- Zhang dkk. (2015). Urea‐activated 4,4'‐oxibis‐(benzenesulfonyl hydrazide) as foaming agent for low‐density unsaturated polyester resin manufacturing. Journal of Applied Polymer Science doi:10.1002/app.42824
- Park dkk. (2020). Facile separation of optically transparent adhesive films by heat-triggered gas generation of vaporizable core–shell nanocapsules embedded with benzenesulfonyl hydrazide. Journal of Industrial and Engineering Chemistry doi:10.1016/j.jiec.2020.07.029
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


![98-09-9 Benzenesulfonyl Chloride [for Determination of Hippuric Acid] - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510B1211.jpg?v=1767086875&width=533)





