Benzophenone adalah senyawa organik yang memiliki struktur aromatik dan digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi kimia di laboratorium. Sebagai salah satu senyawa pembangun (building block) dalam sintesis kimia, Benzophenone sering digunakan sebagai reaktan atau bahan bantu dalam reaksi seperti fotokimia, reaksi cross-coupling, dan reaksi substitusi. Senyawa ini memiliki sifat fotoreaktivitas yang tinggi, sehingga menjadi pilihan utama dalam reaksi yang memerlukan radiasi UV.
Benzophenone memiliki struktur molekuler stabil dan sifat kimia yang dapat diprediksi, sehingga mudah digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium. Senyawa ini juga tidak mudah bereaksi dengan bahan kimia lain dalam kondisi normal, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan. Karena sifatnya yang tidak beracun dalam kondisi biasa, Benzophenone juga cocok untuk penggunaan dalam laboratorium yang menerapkan prinsip keselamatan dan keberlanjutan.
Di laboratorium Indonesia, Benzophenone sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa baru dan pengembangan bahan kimia. Bahan ini juga menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan bahan kimia dengan sifat fotoreaktif dan stabilitas tinggi. Karena ketersediaannya yang cukup dan harga yang kompetitif, Benzophenone menjadi bahan yang populer untuk berbagai keperluan penelitian dan pengembangan di Indonesia.
- Sintesis senyawa aromatik untuk pengembangan bahan kimia baru
- Reaksi fotokimia dalam penelitian material dan polimer
- Pembuatan senyawa intermediat dalam proses sintesis kompleks
- Pengujian sifat fotoreaktivitas dalam bidang kimia organik
- Penelitian tentang reaktivitas dan stabilitas senyawa aromatik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 119-61-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan panas |
Benzophenone harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari cahaya matahari langsung. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik dengan tutup rapat. Bahan ini tidak beracun dalam kondisi normal, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam penanganan, gunakan sarung tangan dan masker untuk mencegah paparan. Pastikan area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik dan jauh dari sumber panas atau api.
- Okereke (1995). Safety evaluation of benzophenone-3 after dermal administration in rats. Toxicology Letters doi:10.1016/0378-4274(95)03334-h
- Levin dkk. (2013). Laser flash photolysis of benzophenone in thin silicone films. Chemical Physics Letters doi:10.1016/j.cplett.2013.03.077
- Kiguchi dkk. (1998). Photostabilisation of wood surfaces using a grafted benzophenone UV absorber. Polymer Degradation and Stability doi:10.1016/s0141-3910(97)00124-9
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
