Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 119-53-9

Benzoin Zone Refined (number of passes:40), CAS 119-53-9, TCI B0222

Benzoin Zone Refined (number of passes:40), CAS 119-53-9, TCI B0222

Identitas Kimia

No. CAS
119-53-9
PubChem
CID 8400·SID 87563345
Rumus molekul
C14H12O2
Berat molekul
212.24 g/mol
Kemurnian
>99.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-hydroxy-1,2-diphenylethanone
SMILES
C1=CC=C(C=C1)C(C(=O)C2=CC=CC=C2)O
InChIKey
ISAOCJYIOMOJEB-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 3.312.750,00
Harga reguler Rp 2.316.300,00 Harga obral Rp 3.312.750,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Judul
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Benzoin Zone Refined TCI B0222 adalah senyawa kimia dengan nomor CAS 119-53-9 yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan penelitian ilmiah. Produk ini merupakan hasil pemurnian melalui metode zona, yang memberikan tingkat kemurnian tinggi dan konsistensi yang sangat baik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar untuk sintesis senyawa kompleks, analisis kimia, dan uji karakteristik fisika. Karena sifatnya yang stabil dan kemurniannya tinggi, benzoin ini menjadi pilihan utama bagi para peneliti yang membutuhkan bahan yang dapat diandalkan.

Benzoin Zone Refined memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah bereaksi dengan bahan lain di bawah kondisi normal. Metode pemurnian zona memastikan bahwa senyawa ini bebas dari kontaminasi silang dan memiliki struktur molekuler yang homogen. Hal ini membuatnya sangat cocok untuk aplikasi yang membutuhkan presisi tinggi, seperti dalam penelitian material, analisis kualitatif, dan pembuatan senyawa organik. Karena kemurniannya tinggi, senyawa ini juga digunakan dalam proses kalibrasi alat laboratorium.

Dalam konteks laboratorium Indonesia, benzoin Zone Refined sangat relevan untuk penelitian di bidang kimia, farmasi, dan teknologi material. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia menggunakan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan dengan tingkat kemurnian tinggi. Ketersediaan produk ini mendukung kebutuhan lokal dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi teknologi.

  • Dalam sintesis senyawa organik, benzoin digunakan sebagai bahan dasar untuk reaksi kimia yang memerlukan kestabilan dan kemurnian tinggi.
  • Untuk analisis kualitatif, senyawa ini digunakan sebagai standar untuk membandingkan hasil uji kimia dan memastikan akurasi.
  • Dalam penelitian material, benzoin digunakan untuk menguji sifat fisika dan kimia dari senyawa baru yang dikembangkan.
  • Sebagai bahan baku dalam pembuatan produk farmasi, benzoin berperan dalam proses sintesis obat yang memerlukan presisi tinggi.
  • Dalam kalibrasi alat laboratorium, benzoin digunakan sebagai referensi untuk memastikan keandalan hasil pengukuran dan analisis.

Merek TCI
Nomor CAS 119-53-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Materials Science > High Purity Compounds > Compounds Purified by Zone Refinement
Ukuran kemasan 1 sample
Bentuk fisik Padat (bentuk kristal atau serbuk)
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung.

Benzoin Zone Refined harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan paparan cahaya langsung. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti gelas atau plastik yang tidak reaktif. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker respirator untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Bahan ini tidak beracun secara akut, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung untuk menjaga keamanan di laboratorium.

—