Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 635-65-4

Bilirubin, CAS 635-65-4, TCI B0460

Bilirubin, CAS 635-65-4, TCI B0460

Identitas Kimia

No. CAS
635-65-4
PubChem
CID 5280352·SID 87563495
Rumus molekul
C33H36N4O6
Berat molekul
584.7 g/mol
Kemurnian
>80.0%(HPLC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
3-[2-[[3-(2-carboxyethyl)-5-[(Z)-(3-ethenyl-4-methyl-5-oxopyrrol-2-ylidene)methyl]-4-methyl-1H-pyrrol-2-yl]methyl]-5-[(Z)-(4-ethenyl-3-methyl-5-oxopyrrol-2-ylidene)methyl]-4-methyl-1H-pyrrol-3-yl]propanoic acid
SMILES
CC1=C(NC(=C1CCC(=O)O)CC2=C(C(=C(N2)/C=C\3/C(=C(C(=O)N3)C)C=C)C)CCC(=O)O)/C=C\4/C(=C(C(=O)N4)C=C)C
InChIKey
BPYKTIZUTYGOLE-IFADSCNNSA-N
Harga reguler Rp 955.500,00
Harga reguler Rp 683.550,00 Harga obral Rp 955.500,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Bilirubin adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam penelitian bidang kehidupan dan bio-kimia. Bahan ini merupakan pigmen yang dihasilkan dari pemecahan hemoglobin dalam tubuh, terutama di hati. Dalam laboratorium, bilirubin digunakan sebagai bahan baku untuk berbagai eksperimen terkait metabolisme, toksisitas, dan analisis biomedis. Sebagai bahan reaktif, bilirubin juga digunakan dalam proses sintesis senyawa lain yang memiliki aplikasi dalam farmakologi dan kimiawi medis.

Bilirubin memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap cahaya dan oksidasi. Karena sifat ini, bilirubin sering digunakan dalam penelitian yang memerlukan kontrol lingkungan laboratorium yang ketat. Ketersediaan dalam bentuk murni dan kualitas tinggi membuatnya menjadi pilihan utama para peneliti yang membutuhkan akurasi dan konsistensi dalam eksperimen.

Di laboratorium Indonesia, bilirubin digunakan secara luas dalam penelitian terkait kesehatan manusia, terutama dalam bidang medis dan farmasi. Bahan ini juga digunakan dalam pengujian laboratorium untuk analisis sampel darah dan diagnosis penyakit terkait hati. Karena kebutuhan yang tinggi, bilirubin menjadi salah satu bahan baku yang sering dicari oleh institusi penelitian dan klinik di Indonesia.

  • Bilirubin digunakan dalam penelitian metabolisme untuk memahami proses penguraian hemoglobin.
  • Bahan ini cocok untuk eksperimen toksisitas karena sifat kimianya yang reaktif dan mudah diukur.
  • Bilirubin sering digunakan dalam analisis biomedis untuk memantau kesehatan hati dan fungsi organ.
  • Bahan ini juga digunakan dalam sintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat baru.
  • Bilirubin menjadi bahan penting dalam penelitian penyakit hemolitik dan gangguan metabolisme.

Merek TCI
Nomor CAS 635-65-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Biochemicals and Reagents
Ukuran kemasan 100mg, 1g
Bentuk fisik Padat
Penyimpanan Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya

Bilirubin harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari cahaya matahari langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan di lingkungan dingin dan kering sangat disarankan. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, karena bersifat sensitif terhadap oksidasi. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk meminimalkan risiko kontak langsung. Pastikan proses penggunaan dan penyimpanan dilakukan sesuai protokol keselamatan laboratorium.

  • Seidman dkk. (1992). Neonatal bilirubin. The Lancet doi:10.1016/0140-6736(92)90197-b
  • Khamar dkk. (2025). Comparison between Transcutaneous Bilirubin and Serum Bilirubin levels in Late Preterm and Full-term Neonates in a tertiary care center in rural area of Southern Rajasthan. Journal of Neonatal Surgery doi:10.63682/jns.v14i8.7885
  • (2014). Serum Bilirubin and Bilirubin/Albumin Ratio as Predictors of Bilirubin Encephalopathy. PEDIATRICS doi:10.1542/peds.2013-1764d

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

Referensi dari brosur TCI

  1. Jamie Ghuman. Structural Basis of the Drug-binding Specificity of Human Serum Albumin Journal of Molecular Biology, 2005. doi:10.1016/j.jmb.2005.07.075
  2. Masaki OTAGIRI. Study on Binding of Drug to Serum Protein YAKUGAKU ZASSHI, 2009. doi:10.1248/yakushi.129.413