1-Bromohexane adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Sebagai bahan dasar (building block), senyawa ini sering digunakan dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam reaksi substitusi nukleofilik dan reaksi alkilasi. Karena sifatnya yang mudah bereaksi, 1-Bromohexane menjadi pilihan utama dalam pembuatan senyawa alkil dan senyawa heterosiklik. Produk ini sangat penting dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi farmakologis atau industri.
Bahan ini memiliki struktur molekuler yang sederhana, terdiri dari rantai karbon enam atom yang diakhiri oleh gugus bromo. Karena keberadaan atom bromo, senyawa ini sangat reaktif dan mudah terlibat dalam reaksi kimia. Sifat ini membuatnya menjadi bahan yang sangat diminati dalam laboratorium, terutama untuk sintesis senyawa yang memerlukan substitusi pada posisi tertentu. Selain itu, 1-Bromohexane memiliki sifat volatil dan mudah menguap, sehingga perlu diperhatikan dalam penggunaan dan penyimpanannya.
Di laboratorium Indonesia, 1-Bromohexane digunakan dalam berbagai penelitian kimia organik, baik di universitas maupun lembaga riset. Bahan ini sering dipakai dalam proses sintesis senyawa yang memerlukan reaktivitas tinggi, seperti dalam pembuatan obat, bahan kimia industri, atau senyawa organik lainnya. Karena kehandalannya dalam reaksi kimia, senyawa ini menjadi bagian penting dari alat dan bahan laboratorium yang digunakan oleh para peneliti dan mahasiswa.
Brosur TCI (PDF)
- Building Blocks for Organic Semiconductor 2026-03-24 · hal. 40
Produk TCI terkait
- 1-Bromohexadecane, CAS 112-82-3, TCI B0599
- 3-Bromohexane (contains 2-Bromohexane) (stabilized with Copper chip), CAS 3377-87-5, TCI B1289
- TCI B1235 3377-86-4 2-Bromohexane (contains 3-Bromohexane) (stabilized with Copper chip)
- 1,2,5,6-Tetrabromohexane (mixture of diastereoisomers), CAS 58443-86-0, TCI T2983
- 2,5-Dibromohexane (mixture of diastereoisomers), CAS 24774-58-1, TCI D2298
- 1,6-Dibromohexane, CAS 629-03-8, TCI D0185
- Sintesis senyawa alkil yang memerlukan substitusi nukleofilik
- Pembuatan senyawa heterosiklik dalam penelitian farmakologi
- Reaksi alkilasi untuk pengembangan senyawa baru
- Pengujian reaktivitas senyawa organik dalam analisis kimia
- Penelitian tentang struktur dan sifat senyawa organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 111-25-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari sumber panas |
1-Bromohexane harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Bahan ini bersifat volatil dan mudah menguap, sehingga perlu ditempatkan jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Selain itu, karena sifatnya yang reaktif, bahan ini harus dihindari dari kontak langsung dengan air atau bahan kimia lain yang dapat memicu reaksi. Penggunaan harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol dan dengan perlengkapan keselamatan yang memadai.
- Topuzogullari (2018). Microwave assisted quaternization of poly(4-vinylpyridine) with 1-bromohexane. Journal of Polymer Research doi:10.1007/s10965-018-1581-8
- Mao dkk. (2023). DC slice ion imaging of the ultraviolet photodissociation of 2-bromohexane. Chemical Physics doi:10.1016/j.chemphys.2022.111803
- Garst dkk. (1991). Solvent attack in Grignard reagent formation from bromocyclopropane and 1-bromohexane in diethyl ether. Journal of the American Chemical Society doi:10.1021/ja00014a034
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.



