1,6-Dibromohexane adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur rantai karbon dengan dua atom bromin yang terikat pada ujung-ujung rantai, sehingga memberikan sifat reaktif yang tinggi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai prekursor untuk pembuatan senyawa heterosiklik, bahan obat, atau bahan kimia industri. Karena sifatnya yang stabil namun reaktif, 1,6-Dibromohexane menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi dan reaksi adisi.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang khas, yaitu kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi kimia, seperti reaksi nucleofilik, elektrofilik, dan reaksi radikal bebas. Karena memiliki dua atom bromin, senyawa ini juga memiliki kecenderungan untuk berikatan dengan berbagai ligan atau reaktan lainnya. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam sintesis senyawa kompleks yang membutuhkan substitusi pada posisi tertentu. Selain itu, senyawa ini juga relatif mudah tersedia dalam berbagai kemasan, sehingga memudahkan penggunaan dalam berbagai skala eksperimen.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, 1,6-Dibromohexane digunakan secara luas dalam berbagai penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis organik dan studi struktur molekuler. Bahan ini sering diaplikasikan dalam penelitian akademis dan industri, termasuk dalam pengembangan bahan kimia baru, formulasi obat, dan penelitian material. Ketersediaan dan kehandalannya membuat senyawa ini menjadi pilihan utama untuk kebutuhan laboratorium di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia.
Produk TCI terkait
- TCI D2298 24774-58-1 2,5-Dibromohexane (mixture of diastereoisomers)
- TCI B1289 3377-87-5 3-Bromohexane (contains 2-Bromohexane) (stabilized with Copper chip)
- TCI B1235 3377-86-4 2-Bromohexane (contains 3-Bromohexane) (stabilized with Copper chip)
- TCI B0600 111-25-1 1-Bromohexane
- TCI T2983 58443-86-0 1,2,5,6-Tetrabromohexane (mixture of diastereoisomers)
- TCI B0599 112-82-3 1-Bromohexadecane
- Sintesis senyawa heterosiklik dengan substitusi bromin pada posisi tertentu
- Pembuatan bahan aktif farmakologis melalui reaksi substitusi dan adisi
- Pengembangan bahan kimia industri seperti plastik dan bahan polimer
- Penelitian struktur molekuler dan reaktivitas senyawa organik
- Pembuatan senyawa intermediet untuk produksi obat dan bahan kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 629-03-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Cairan berwarna jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
1,6-Dibromohexane harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan jauh dari paparan cahaya langsung. Bahan ini bersifat reaktif dan harus dihindari kontak langsung dengan kulit, mata, atau pernapasan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau gelas, untuk mencegah reaksi kimia dengan wadah. Selama penyimpanan, pastikan area laboratorium memiliki ventilasi yang baik dan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung selalu tersedia.
- Yang dkk. (2007). Solid-state NMR investigations on urea inclusion compounds: Order and dynamics of 1,6-dibromohexane. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/j.molstruc.2006.07.031
- Martin dkk. (2015). Direct Reduction of 1,2- and 1,6-Dibromohexane at Silver Cathodes in Dimethylformamide. Electrochimica Acta doi:10.1016/j.electacta.2015.10.164
- Han dkk. (2014). A convenient crosslinking method for sulfonated poly(ether ether ketone) membranes via friedel–crafts reaction using 1,6‐dibromohexane and aluminum trichloride. Journal of Applied Polymer Science doi:10.1002/app.40695
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.



