Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 629-03-8

1,6-Dibromohexane TCI D0185

1,6-Dibromohexane TCI D0185

Identitas Kimia

Nama lain
Hexamethylene Bromide · Hexamethylene Dibromide
No. CAS
629-03-8
PubChem
CID 12368·SID 87566903
Rumus molekul
C6H12Br2
Berat molekul
243.97 g/mol
Kemurnian
>97.0%(GC)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1,6-dibromohexane
SMILES
C(CCCBr)CCBr
InChIKey
SGRHVVLXEBNBDV-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00000272
Harga reguler Rp 557.550,00
Harga reguler Harga obral Rp 557.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

1,6-Dibromohexane adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur rantai karbon dengan dua atom bromin yang terikat pada ujung-ujung rantai, sehingga memberikan sifat reaktif yang tinggi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai prekursor untuk pembuatan senyawa heterosiklik, bahan obat, atau bahan kimia industri. Karena sifatnya yang stabil namun reaktif, 1,6-Dibromohexane menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi dan reaksi adisi.

Senyawa ini memiliki sifat kimia yang khas, yaitu kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi kimia, seperti reaksi nucleofilik, elektrofilik, dan reaksi radikal bebas. Karena memiliki dua atom bromin, senyawa ini juga memiliki kecenderungan untuk berikatan dengan berbagai ligan atau reaktan lainnya. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam sintesis senyawa kompleks yang membutuhkan substitusi pada posisi tertentu. Selain itu, senyawa ini juga relatif mudah tersedia dalam berbagai kemasan, sehingga memudahkan penggunaan dalam berbagai skala eksperimen.

Dalam konteks laboratorium Indonesia, 1,6-Dibromohexane digunakan secara luas dalam berbagai penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis organik dan studi struktur molekuler. Bahan ini sering diaplikasikan dalam penelitian akademis dan industri, termasuk dalam pengembangan bahan kimia baru, formulasi obat, dan penelitian material. Ketersediaan dan kehandalannya membuat senyawa ini menjadi pilihan utama untuk kebutuhan laboratorium di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia.

  • Sintesis senyawa heterosiklik dengan substitusi bromin pada posisi tertentu
  • Pembuatan bahan aktif farmakologis melalui reaksi substitusi dan adisi
  • Pengembangan bahan kimia industri seperti plastik dan bahan polimer
  • Penelitian struktur molekuler dan reaktivitas senyawa organik
  • Pembuatan senyawa intermediet untuk produksi obat dan bahan kimia

Merek TCI
Nomor CAS 629-03-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g, 100g, 500g
Bentuk fisik Cairan berwarna jernih
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

1,6-Dibromohexane harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan jauh dari paparan cahaya langsung. Bahan ini bersifat reaktif dan harus dihindari kontak langsung dengan kulit, mata, atau pernapasan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau gelas, untuk mencegah reaksi kimia dengan wadah. Selama penyimpanan, pastikan area laboratorium memiliki ventilasi yang baik dan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung selalu tersedia.

  • Yang dkk. (2007). Solid-state NMR investigations on urea inclusion compounds: Order and dynamics of 1,6-dibromohexane. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/j.molstruc.2006.07.031
  • Martin dkk. (2015). Direct Reduction of 1,2- and 1,6-Dibromohexane at Silver Cathodes in Dimethylformamide. Electrochimica Acta doi:10.1016/j.electacta.2015.10.164
  • Han dkk. (2014). A convenient crosslinking method for sulfonated poly(ether ether ketone) membranes via friedel–crafts reaction using 1,6‐dibromohexane and aluminum trichloride. Journal of Applied Polymer Science doi:10.1002/app.40695

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.