1-Bromooctane adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini termasuk dalam kategori building blocks, yang merupakan komponen dasar untuk pembentukan senyawa lain melalui reaksi kimia. Dalam laboratorium, 1-Bromooctane sering digunakan sebagai reaktan dalam reaksi substitusi nukleofilik dan reaksi alkilasi. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik dan sintesis senyawa aromatik.
1-Bromooctane memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat penting dalam reaksi kimia. Ia memiliki titik didih yang cukup tinggi, sehingga memudahkan proses pemanasan dan pengendapan dalam laboratorium. Senyawa ini juga memiliki sifat non-polar yang memungkinkan ia larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan heksana. Keunggulan ini menjadikannya ideal untuk reaksi yang memerlukan pelarut non-polar.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, 1-Bromooctane digunakan secara rutin dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini sering dipakai dalam proyek sintesis senyawa baru, pengembangan obat, dan karakterisasi senyawa kimia. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan peneliti dalam memenuhi kebutuhan eksperimen mereka.
Brosur TCI (PDF)
- Building Blocks for Organic Semiconductor 2026-03-24 · hal. 41
- Sintesis senyawa aromatik dengan reaksi substitusi nukleofilik
- Pengembangan senyawa obat dalam penelitian farmakologi
- Reaksi alkilasi untuk pembentukan senyawa kompleks
- Analisis struktur molekuler menggunakan teknik spektroskopi
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa organik dalam kondisi tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 111-83-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan tidak berwarna |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
1-Bromooctane harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat korosif dan beracun, sehingga harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya. Penyimpanan dalam wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap bahan kimia sangat disarankan. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk mencegah kontaminasi atau kebocoran.
- Stein (1994). β-Deuterium kinetic isotope effects for identity processes: bromide ion substitution at 1-bromo-1-arylethanes and 2-bromooctane. Canadian Journal of Chemistry doi:10.1139/v94-227
- Yang dkk. (2025). Separation and extraction of NH4Br and (K,NH4)2SO4 from 1-Bromooctane production wastewater by crystallization method. Chemical Engineering Science doi:10.1016/j.ces.2024.120742
- Hu dkk. (2014). Synthesis of 1-Bromooctane Catalyzed by Solid Super Acid SO4 2–/ZrO2-ZnO. Asian Journal of Chemistry doi:10.14233/ajchem.2014.16390
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.




