1-Bromopentane dari TCI, juga dikenal sebagai n-pentil bromida, adalah alkil halida primer dengan rantai lurus lima karbon. Senyawa ini merupakan salah satu building block paling dasar dalam sintesis organik untuk memasang gugus pentil pada molekul lain. Di laboratorium, 1-Bromopentane berperan sebagai elektrofil dalam reaksi substitusi nukleofilik dan sebagai bahan awal pembuatan pereaksi Grignard maupun organolitium. Peneliti juga memakainya untuk menyiapkan berbagai turunan berantai alkil, mulai dari eter dan ester hingga garam amonium kuaterner.
Sebagai halida primer, 1-Bromopentane bereaksi baik melalui mekanisme SN2 dengan halangan sterik yang kecil, sehingga cenderung memberikan produk substitusi yang bersih. Ikatan karbon–brom menawarkan keseimbangan yang baik antara reaktivitas dan kestabilan. Senyawa ini lebih reaktif daripada klorida namun umumnya lebih ekonomis dan stabil daripada iodida. Rantai pentil linier yang dibawanya berguna untuk menyetel sifat lipofilik molekul, misalnya dalam desain senyawa aktif, surfaktan, kristal cair, atau cairan ionik.
Laboratorium kimia organik, kimia material, dan farmasi di Indonesia dapat memanfaatkan 1-Bromopentane untuk riset sintesis maupun praktikum reaksi substitusi dan organologam di tingkat sarjana dan pascasarjana. Kelompok riset cairan ionik dan surfaktan juga sering membutuhkan alkil bromida rantai pendek seperti ini untuk kuaternisasi. Kemasan 25 mL cocok untuk eksplorasi dan praktikum, sedangkan kemasan 500 mL mendukung sintesis berulang atau penyiapan bahan antara dalam jumlah lebih besar.
Brosur TCI (PDF)
- Building Blocks for Organic Semiconductor 2026-03-24 · hal. 40
- Pembuatan pereaksi Grignard: 1-Bromopentane direaksikan dengan magnesium untuk menghasilkan pentilmagnesium bromida, yang kemudian dipakai membentuk ikatan karbon–karbon baru dengan senyawa karbonil.
- Alkilasi nukleofil melalui SN2: sebagai halida primer, senyawa ini efisien memasang gugus pentil pada alkoksida, fenoksida, amina, atau tiolat dengan produk samping eliminasi yang relatif sedikit.
- Sintesis cairan ionik: kuaternisasi imidazol, piridin, atau amina tersier dengan 1-Bromopentane menghasilkan garam berantai pentil untuk riset pelarut dan elektrolit.
- Pembuatan surfaktan dan senyawa amfifilik: rantai alkil linier yang dibawanya membantu mengatur keseimbangan hidrofilik–lipofilik dalam desain molekul aktif permukaan.
- Praktikum mekanisme reaksi: senyawa ini menjadi contoh ideal untuk membandingkan reaksi substitusi dan eliminasi pada halida primer dalam pembelajaran kimia organik.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 110-53-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | cairan |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, sejuk, terlindung dari cahaya dan sumber api |
Simpan 1-Bromopentane dalam botol asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, gelap, dan berventilasi baik, karena alkil halida dapat terurai perlahan bila terkena cahaya dan panas. Jauhkan dari basa kuat, logam reaktif, oksidator, dan sumber api, karena cairan ini mudah terbakar. Sebagai agen alkilasi, senyawa ini dapat mengiritasi kulit, mata, dan saluran napas, sehingga perlu ditangani di lemari asam dengan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Kumpulkan limbahnya bersama limbah pelarut terhalogenasi.
- Berberian (1991). Dielectric relaxation of 3-bromopentane in mixtures with 3-methylpentane. Journal of Non-Crystalline Solids doi:10.1016/0022-3093(91)90270-g
- Bulkley dkk. (2007). Dipole moment of 3-bromopentane in various solvents. Journal of Non-Crystalline Solids doi:10.1016/j.jnoncrysol.2007.02.084
- Baranek dkk. (1994). Static viscosity of supercooled 3-bromopentane in mixtures with 3-methylpentane. Journal of Non-Crystalline Solids doi:10.1016/0022-3093(94)90439-1
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.




