1-Buten-3-ol adalah senyawa organik yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam pembuatan senyawa aromatik dan alifatik. Sebagai building block, 1-Buten-3-ol memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai grup fungsional, sehingga menjadi bahan yang sangat fleksibel dalam sintesis kimia.
Dalam laboratorium, 1-Buten-3-ol memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang cukup baik. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang memungkinkan reaksi adisi dan substitusi, yang membuatnya sangat diminati dalam reaksi kimia organik. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, bahan ini juga relatif aman untuk digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium.
Di Indonesia, bahan ini digunakan secara luas dalam institusi penelitian dan industri kimia. Banyak laboratorium lokal menggunakan 1-Buten-3-ol sebagai bahan baku untuk produksi senyawa kimia tertentu, termasuk dalam bidang farmasi dan material. Ketersediaan dan kualitasnya yang baik menjadikannya pilihan utama di berbagai penelitian kimia di Indonesia.
- Sintesis senyawa aromatik untuk pengembangan obat dan bahan kimia industri
- Reaksi adisi untuk pembentukan senyawa dengan struktur kompleks
- Pembuatan bahan baku untuk produksi polimer dan bahan kimia sintetik
- Uji katalis dalam reaksi kimia organik untuk meningkatkan efisiensi reaksi
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa alifatik dalam berbagai kondisi laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 598-32-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5mL, 25mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
1-Buten-3-ol harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta cahaya matahari langsung. Bahan ini bersifat volatil, sehingga wadah harus rapat dan ditempatkan di area yang sejuk dan kering. Dalam penggunaan, selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Pastikan area kerja memiliki ventilasi yang baik untuk mengurangi risiko paparan uap.
- Zhao dkk. (2026). Study of Vapor–Liquid Equilibrium for the Binary Systems of (3-Buten-1-ol + n-Butanol and 3-Buten-1-ol + Water) and the Purification of 3-Buten-1-ol. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/acs.jced.6c00359
- Xu dkk. (2011). Uptake kinetics of 3-buten-1-ol, 4-penten-1-ol and 3-methyl-3-buten-1-ol into sulfuric acid solutions. Chinese Science Bulletin doi:10.1007/s11434-011-4461-8
- Liang dkk. (2011). Kinetic studies of Cl reactions with 3-buten-1-ol and 2-buten-1-ol over the temperature range 298–363 K. Chemical Physics Letters doi:10.1016/j.cplett.2010.12.058
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

