3-Methyl-2-buten-1-ol adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori building blocks yang digunakan untuk sintesis senyawa kompleks. Sebagai alkohol dengan struktur karbon yang unik, senyawa ini memiliki potensi untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti hidrasi, oksidasi, dan substitusi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa aromatik dan heterosiklik.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun tetap memerlukan penanganan yang hati-hati karena kemungkinan reaktivitasnya terhadap bahan kimia lain. Karena struktur molekulnya yang kompleks, senyawa ini memungkinkan pembentukan ikatan baru yang beragam, sehingga menjadi pilihan yang baik untuk reaksi sintesis yang memerlukan variasi struktur. Ketersediaannya dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan penggunaan dalam skala laboratorium.
Di Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Peneliti dan mahasiswa sering memanfaatkan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan senyawa dengan struktur tertentu. Karena ketersediaannya yang relatif mudah dan kualitasnya yang terjamin, senyawa ini menjadi pilihan yang populer di laboratorium-laboratorium di Indonesia.
- Sintesis senyawa aromatik menggunakan 3-Methyl-2-buten-1-ol sebagai bahan baku
- Reaksi hidrasi untuk menghasilkan senyawa alkohol dengan struktur berbeda
- Pembuatan senyawa heterosiklik melalui reaksi substitusi
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam kondisi tertentu
- Penelitian kimia organik untuk pengembangan senyawa baru
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 556-82-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 100mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan cahaya dan panas |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup yang tidak terkena sinar matahari langsung dan dalam ruangan yang sejuk serta kering. Karena sifat kimianya yang relatif reaktif, sebaiknya disimpan jauh dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif. Dalam laboratorium, penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia dianjurkan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini.
—
