Tert-Butyl Alcohol (TBA) adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi laboratorium. Sebagai salah satu jenis alkohol, TBA memiliki sifat polar dan kelarutan yang baik terhadap berbagai senyawa, sehingga menjadi bahan yang sangat berguna dalam proses pelarutan dan reaksi kimia. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian kimia, analisis kimia, dan pembuatan senyawa kimia kompleks. Dalam laboratorium, TBA juga digunakan sebagai pelarut untuk berbagai reaksi kimia, termasuk dalam sintesis senyawa organik dan dalam proses isolasi komponen kimia.
Tert-Butyl Alcohol memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah terbakar, sehingga relatif aman untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium. Bahan ini juga memiliki titik didih yang relatif tinggi, sehingga cocok untuk aplikasi yang membutuhkan pelarut yang tidak mudah menguap. Selain itu, TBA tidak mengandung bahan beracun atau berbahaya yang berpotensi merusak lingkungan, sehingga memenuhi standar keselamatan dan keamanan dalam penggunaan bahan kimia.
Di laboratorium Indonesia, Tert-Butyl Alcohol sering digunakan dalam berbagai penelitian dan pengembangan ilmiah. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya yang luas, harga yang terjangkau, dan kemudahan dalam penggunaannya. TBA juga digunakan dalam industri farmasi dan kimia untuk berbagai keperluan produksi dan pengujian.
- Sebagai pelarut dalam sintesis senyawa organik untuk mempercepat reaksi kimia
- Digunakan dalam proses isolasi komponen kimia dari campuran kompleks
- Bahan utama dalam analisis kromatografi untuk memisahkan senyawa
- Dalam uji kelayakan reaksi kimia untuk menentukan efisiensi dan hasil
- Cocok untuk pengujian sifat fisika dan kimia senyawa dalam laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 75-65-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Solvents > Alcohol Solvents |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Tert-Butyl Alcohol harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau logam. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan terhindar dari percikan. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
- Peña dkk. (1999). Densities, refractive indices, and derived excess properties of the binary systems tert-butyl alcohol+toluene, +methylcyclohexane, and +isooctane and toluene+methylcyclohexane, and the ternary system tert-butyl alcohol+toluene+methylcyclohexane at 298.15 K. Fluid Phase Equilibria doi:10.1016/s0378-3812(99)00284-8
- Aniya dkk. (2016). Isobaric Phase Equilibrium of tert-Butyl Alcohol + Glycerol at Local and Subatmospheric Pressures, Volumetric Properties, and Molar Refractivity from 303.15 to 333.15 K of tert-Butyl Alcohol + Glycerol, tert-Butyl Alcohol + Water, and Water + Glycerol Binary Systems. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/acs.jced.5b01080
- Magaña-Reyes dkk. (2005). Methyl tert-butyl Ether and tert-butyl Alcohol Degradation by Fusarium solani. Biotechnology Letters doi:10.1007/s10529-005-3729-y
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


