N-Butylbenzenesulfonamide adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat penting dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam reaksi substitusi dan reaksi pembentukan ikatan. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan bantu untuk menghasilkan senyawa lain yang lebih kompleks, seperti obat-obatan, bahan kimia industri, atau bahan baku dalam penelitian material.
N-Butylbenzenesulfonamide memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol, sehingga memudahkan proses sintesis. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, membuatnya mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, senyawa ini cocok untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang membutuhkan presisi dan kestabilan.
Di laboratorium Indonesia, N-Butylbenzenesulfonamide sering ditemukan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset. Bahan ini juga digunakan dalam pengembangan produk kimia baru, termasuk dalam bidang farmasi dan industri. Ketersediaannya memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan baku yang diperlukan dalam eksperimen mereka.
Brosur TCI (PDF)
- Polymer Additives 2026-04-16 · hal. 5
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa organik kompleks sebagai bahan bantu utama
- Reaksi substitusi dalam pembuatan senyawa farmakologis
- Pengembangan bahan kimia industri dalam penelitian material
- Pembuatan senyawa intermediat untuk obat-obatan
- Studi struktur molekuler dalam analisis kimia organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3622-84-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
N-Butylbenzenesulfonamide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kelembapan dan kontaminasi. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari dari paparan langsung sinar matahari dan suhu tinggi. Saat menangani bahan ini, pastikan menggunakan sarung tangan dan masker untuk menjaga keamanan. Penyimpanan yang tepat akan memperpanjang masa pakai dan menjaga kualitas bahan.
- Kim dkk. (2000). ChemInform Abstract: Isolation and Identification of Antifungal N‐Butylbenzenesulfonamide Produced by Pseudomonas sp. AB2.. ChemInform doi:10.1002/chin.200026223
- Kumar dkk. (2007). Brain Uptake, Pharmacokinetics, and Tissue Distribution in the Rat of Neurotoxic N-Butylbenzenesulfonamide. Toxicological Sciences doi:10.1093/toxsci/kfm057
- Rider dkk. (2012). Evaluation of N-butylbenzenesulfonamide (NBBS) neurotoxicity in Sprague-Dawley male rats following 27-day oral exposure. NeuroToxicology doi:10.1016/j.neuro.2012.07.002
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








