4-Tert-Butylbenzenesulfonyl Chloride adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang melibatkan substitusi sulfonil atau reaksi penggantian halogen. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai reaktan penting dalam pembuatan senyawa yang memerlukan grup sulfonil sebagai bagian dari struktur molekul.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol dengan kondisi reaksi tertentu. Karena struktur molekulnya yang memiliki gugus sulfonil dan rantai alkil tert-butil, senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan kloroform. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi yang memerlukan kelarutan tinggi dan reaktivitas terkendali.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan oleh peneliti dan mahasiswa yang sedang meneliti sintesis senyawa organik, terutama dalam bidang farmasi dan kimia organik. Bahan ini juga sering diaplikasikan dalam pengembangan obat dan senyawa kimia industri yang memerlukan struktur tertentu.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan substitusi sulfonil
- Reaksi penggantian halogen untuk menghasilkan senyawa dengan struktur tertentu
- Pengembangan senyawa farmasi yang memerlukan gugus sulfonil sebagai bagian dari molekul
- Penelitian kimia organik dalam bidang farmakologi dan biokimia
- Pembuatan senyawa kimia industri yang memerlukan reaktivitas terkendali
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 15084-51-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat (bentuk serbuk atau kristal) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Karena bersifat kimia, sebaiknya disimpan dalam wadah yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selalu gunakan dalam ruang laboratorium yang terkontrol dan hindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
—








