Ethyl 2-Bromobutyrate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik sebagai bahan baku atau reaktan. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia untuk sintesis senyawa kompleks, terutama dalam reaksi substitusi nukleofilik. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini memiliki peran penting dalam pembuatan senyawa aromatik, ester, dan senyawa lain yang memerlukan reaksi kimia spesifik.
Ethyl 2-Bromobutyrate memiliki struktur molekuler yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi, membuatnya menjadi pilihan yang baik dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini memiliki sifat non-polar yang memudahkan proses pelarutan dalam pelarut organik seperti etil asetat atau etanol. Sifat ini menjadikannya mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia, baik dalam skala laboratorium maupun industri.
Dalam lingkungan laboratorium Indonesia, Ethyl 2-Bromobutyrate sering digunakan oleh peneliti kimia, mahasiswa, dan institusi pendidikan untuk keperluan penelitian dan pengembangan. Bahan ini menjadi bagian dari persediaan kimia yang diperlukan dalam proses sintesis senyawa organik.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa aromatik untuk pengembangan obat dan bahan kimia industri
- Reaksi substitusi nukleofilik dalam pembuatan senyawa ester kompleks
- Pembuatan bahan baku untuk produksi bahan kimia organik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa haloalkana dalam reaksi kimia
- Penggunaan dalam proses sintesis senyawa farmakologis dan bahan polimer
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 533-68-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Ethyl 2-Bromobutyrate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Penanganan yang tepat akan memastikan keselamatan dan kualitas bahan dalam proses laboratorium.
—








