Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 14898-79-4

(R)-(-)-2-Butanol, CAS 14898-79-4, TCI B0926

(R)-(-)-2-Butanol, CAS 14898-79-4, TCI B0926

Identitas Kimia

No. CAS
14898-79-4
PubChem
CID 84682·SID 87563889
Rumus molekul
C4H10O
Berat molekul
74.12 g/mol
Kemurnian
>99.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(2R)-butan-2-ol
SMILES
CC[C@@H](C)O
InChIKey
BTANRVKWQNVYAZ-SCSAIBSYSA-N
Harga reguler Rp 1.749.300,00
Harga reguler Rp 1.223.250,00 Harga obral Rp 1.749.300,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

(R)-(-)-2-Butanol adalah senyawa kimia yang memiliki struktur asimetris dan digunakan secara luas dalam sintesis senyawa optik aktif. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang memungkinkan pembentukan senyawa dengan sifat optik tertentu, seperti enantiomer atau diastereomer. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar untuk sintesis senyawa kompleks yang memerlukan kontrol stereokimia. Karena sifatnya yang chiral, (R)-(-)-2-Butanol menjadi pilihan utama dalam berbagai reaksi asimetris yang memerlukan presisi tinggi.

(R)-(-)-2-Butanol memiliki sifat kimia stabil dan mudah larut dalam pelarut organik seperti etil amina dan aseton. Bahan ini juga memiliki titik didih yang relatif tinggi dan tidak mudah menguap, sehingga memudahkan proses penanganan dan penyimpanan. Keberadaan grup hidroksil dalam molekulnya memberikan kemampuan untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia berbagai jenis, seperti reaksi substitusi, oksidasi, dan reduksi. Karena karakteristik ini, senyawa ini sangat cocok untuk aplikasi laboratorium yang memerlukan reaktivitas dan kestabilan.

Di laboratorium Indonesia, (R)-(-)-2-Butanol digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa optik aktif. Bahan ini juga sering digunakan dalam pengembangan obat, bahan kimia industri, dan penelitian material. Karena kebutuhan akan senyawa chiral yang presisi, senyawa ini menjadi bagian penting dari peralatan laboratorium di berbagai institusi penelitian dan universitas di Indonesia.

Brosur TCI (PDF)

  • Sintesis senyawa optik aktif untuk pengembangan obat dan bahan farmasi
  • Reaksi asimetris dalam pembuatan senyawa dengan struktur stereokimia spesifik
  • Pengujian karakteristik optik senyawa kimia untuk penelitian kimia organik
  • Pembuatan bahan baku untuk produksi bahan kimia industri dan material
  • Penelitian tentang efek stereokimia pada reaktivitas dan sifat fisik senyawa

Merek TCI
Nomor CAS 14898-79-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Asymmetric Synthesis > Chiral Building Blocks
Ukuran kemasan 1mL, 5mL
Bentuk fisik Cairan
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

(R)-(-)-2-Butanol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah paparan langsung. Bahan ini tidak beracun secara akut, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata.

  • Bahadur dkk. (2012). Volumetric properties of ternary (IL + 2-propanol or 1-butanol or 2-butanol + ethyl acetate) systems and binary (IL + 2-propanol or 1-butanol or 2-butanol) and (1-butanol or 2-butanol + ethyl acetate) systems. The Journal of Chemical Thermodynamics doi:10.1016/j.jct.2012.01.002
  • Korolev dkk. (2006). Calorimetric study of the solvation of benzene and its chloro-, nitro-, and aminoderivatives by n-hexane, 1-butanol, and mixed solvent n-hexane-1-butanol. Russian Journal of Applied Chemistry doi:10.1134/s1070427206020091
  • Reyes dkk. (2013). Genetic Determinants forn-Butanol Tolerance in Evolved Escherichia coli Mutants: Cross Adaptation and Antagonistic Pleiotropy betweenn-Butanol and Other Stressors. Applied and Environmental Microbiology doi:10.1128/aem.01703-13

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.