(R)-(+)-1-Phenylethyl Alcohol adalah senyawa organik yang memiliki struktur asimetris dan merupakan bagian penting dari senyawa chiral. Bahan ini digunakan dalam sintesis kimia untuk membangun struktur molekul yang memiliki aktivitas biologis spesifik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk produksi obat, bahan kimia farmasi, dan produk kimia industri. Karena sifatnya yang chiral, bahan ini memungkinkan pembuatan senyawa dengan aktivitas spesifik yang tidak bisa dicapai oleh senyawa non-chiral.
Senyawa ini memiliki struktur molekul yang kompleks dan sifat optik aktif yang membuatnya sangat diminati dalam sintesis asimetris. Karena kemurniannya tinggi dan konsistensi kualitas, bahan ini menjadi pilihan utama para peneliti dan ilmuwan di berbagai bidang kimia. Sifat kimianya yang stabil dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia berbagai jenis menjadikannya bahan yang sangat fleksibel dalam berbagai aplikasi laboratorium.
Di Indonesia, bahan ini digunakan dalam berbagai penelitian di bidang farmasi, kimia organik, dan biokimia. Karena kebutuhan akan senyawa chiral yang berkualitas tinggi, bahan ini sering dicari oleh institusi penelitian dan universitas untuk keperluan eksperimen dan pengembangan produk baru.
- Sintesis senyawa chiral untuk pengembangan obat
- Pengujian aktivitas biologis senyawa baru
- Penelitian dalam bidang farmakologi dan farmasi
- Pembuatan bahan kimia industri dengan spesifikasi khusus
- Pengembangan produk kimia yang memerlukan kontrol stereokimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1517-69-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Asymmetric Synthesis > Chiral Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan ditempatkan di area yang sejuk serta terlindung dari paparan cahaya matahari langsung. Karena sifatnya yang cair dan sensitif, wadah harus terbuat dari bahan yang tahan terhadap reaksi kimia. Selama penanganan, harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan tidak terkontaminasi oleh bahan lain untuk menjaga kualitas dan keamanan penggunaan.
- FUKUDA dkk. (1990). Breeding of brewing yeast producing a large amount of .BETA.-phenylethyl alcohol and .BETA.-phenylethyl acetate.. Agricultural and Biological Chemistry doi:10.1271/bbb1961.54.269
- Biçakci dkk. (2025). Recovery of phenylethyl alcohol from aqueous solution by batch adsorption. Open Chemistry doi:10.1515/chem-2025-0136
- Fukuda dkk. (1990). Breeding of Brewing Yeast Producing a Large Amount ofβ-Phenylethyl Alcohol andβ-Phenylethyl Acetate. Agricultural and Biological Chemistry doi:10.1080/00021369.1990.10869930
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
