2-Bromothiophene adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur yang mengandung atom sulfur dan brom, sehingga sangat relevan dalam reaksi kimia yang melibatkan substitusi dan reaksi elektrofilik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk membangun struktur kompleks yang diperlukan dalam penelitian farmakologi, material, dan kimia organik. Karena sifatnya yang reaktif, 2-Bromothiophene menjadi pilihan utama dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan penggunaan bahan dengan sifat heterosiklik.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Karena keberadaan atom brom, bahan ini memiliki kecenderungan untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi nukleofilik, yang menjadikannya sangat berguna dalam sintesis senyawa kompleks. Sifat ini membuatnya menjadi bahan yang sangat diminati dalam penelitian ilmiah, terutama dalam bidang kimia organik dan sintesis senyawa biologis.
Di laboratorium Indonesia, 2-Bromothiophene digunakan secara luas dalam penelitian ilmiah yang berkaitan dengan sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia, farmasi, dan material. Karena kehandalannya dalam reaksi kimia, senyawa ini menjadi bagian penting dalam berbagai proyek penelitian yang memerlukan bahan dasar yang reaktif dan spesifik.
Brosur TCI (PDF)
- Thiophenes 2026-06-29 · hal. 4
Produk TCI terkait
- 2-Benzoyl-5-bromothiophene, CAS 31161-46-3, TCI B5340
- 3-Bromothiophene-2-carboxylic Acid, CAS 7311-64-0, TCI B4605
- 3-Bromothiophene-2-carboxaldehyde, CAS 930-96-1, TCI B2934
- 4-Bromothiophene-2-carboxaldehyde, CAS 18791-75-8, TCI B2827
- 5-Bromothiophene-2-carboxaldehyde, CAS 4701-17-1, TCI B1135
- 3-Bromothiophene, CAS 872-31-1, TCI B1067
- Sintesis senyawa heterosiklik digunakan untuk membangun struktur kompleks yang diperlukan dalam farmakologi.
- Reaksi substitusi nukleofilik memanfaatkan sifat reaktif brom untuk menghasilkan senyawa baru.
- Penelitian material organik memanfaatkan struktur sulfur untuk mengembangkan bahan baru dengan sifat unik.
- Pengembangan senyawa farmakologis memanfaatkan kemampuan 2-Bromothiophene untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia kompleks.
- Analisis struktur kimia digunakan untuk memahami reaktivitas dan sifat senyawa heterosiklik.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1003-09-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 250g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari kelembapan |
2-Bromothiophene harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari kelembapan untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan. Bahan ini sangat sensitif terhadap udara dan kelembapan, sehingga wadah harus terkunci dan ditempatkan di area yang sejuk dan kering. Dalam penggunaan, perlu dilakukan dengan hati-hati karena sifat reaktifnya, dan penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker wajah dianjurkan untuk meminimalkan risiko kontak langsung.
- ZHANG (2008). C-Br Bond Dissociation Mechanisms of 2-Bromothiophene and 3-Bromothiophene at 267 nm. Acta Physico-Chimica Sinica doi:10.1016/s1872-1508(08)60055-8
- Potts dkk. (2001). An experimental and theoretical study of the valence shell photoelectron spectra of 2-bromothiophene and 3-bromothiophene. Chemical Physics doi:10.1016/s0301-0104(01)00451-7
- Brandsma dkk. (1990). A Large-Scale Procedure for the Preparation of 3-Bromothiophene from 2-Bromothiophene and Sodamide in Liquid Ammonia. Synthetic Communications doi:10.1080/00397919008053091
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








