1,2-Benzisoxazole adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterosiklik. Senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang kimia organik dan farmakologi. Dalam laboratorium, 1,2-Benzisoxazole berperan sebagai bahan pembangun yang sangat penting untuk membangun struktur molekul yang lebih kompleks. Sebagai bagian dari senyawa heterosiklik, senyawa ini memiliki struktur yang stabil dan dapat berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti reaksi substitusi dan reaksi siklis.
Karakteristik utama dari 1,2-Benzisoxazole adalah kestabilan strukturnya dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional lainnya. Senyawa ini memiliki sifat kimia yang cukup reaktif, sehingga cocok untuk digunakan dalam reaksi kimia yang memerlukan kestabilan dan fleksibilitas struktur. Karena sifat ini, 1,2-Benzisoxazole sering dipilih oleh para peneliti untuk membangun senyawa baru yang memiliki aktivitas biologis tertentu.
Di laboratorium Indonesia, 1,2-Benzisoxazole digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa farmakologis dan bahan kimia industri. Bahan ini menjadi bagian penting dalam berbagai proyek penelitian yang memerlukan senyawa heterosiklik sebagai bahan dasar. Ketersediaannya di pasar lokal membuat senyawa ini mudah diakses oleh para peneliti dan laboratorium di Indonesia.
Produk TCI terkait
- 1,2-Benzisoxazole-3-acetic Acid, CAS 4865-84-3, TCI B2912
- Ethyl 1,2-Benzisoxazole-3-carboxylate, CAS 57764-49-5, TCI E0731
- 5-Chloro-3-phenyl-2,1-benzisoxazole, CAS 719-64-2, TCI C1687
- TCI F0944 84163-13-3 6-Fluoro-3-(4-piperidinyl)-1,2-benzisoxazole Hydrochloride
- 6-Fluoro-3-(4-piperidinyl)-1,2-benzisoxazole, CAS 84163-77-9, TCI F0735
- 5-Amino-3,4-dimethylisoxazole, CAS 19947-75-2, TCI A3179
- Sintesis senyawa heterosiklik kompleks untuk pengembangan obat baru
- Penelitian kimia organik dalam pembuatan senyawa dengan aktivitas biologis
- Pengembangan bahan kimia industri yang memerlukan struktur molekul stabil
- Reaksi kimia yang memerlukan bahan pembangun dengan sifat reaktif dan fleksibel
- Penelitian tentang mekanisme reaksi kimia dalam lingkungan laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 271-95-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat (kristal atau serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
1,2-Benzisoxazole harus disimpan dalam wadah yang tertutup rapat dan terhindar dari paparan udara, kelembapan, dan cahaya langsung. Senyawa ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu diperlakukan dengan hati-hati dalam penanganan. Wadah yang tepat untuk menyimpan senyawa ini adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Di laboratorium, selalu pastikan bahwa senyawa ini tidak terkontaminasi oleh bahan lain dan disimpan dalam area yang terkendali.
- (2020). Synthesis, spectral analysis, optical and computational details of benzisoxazole derivatives. Journal of Xidian University doi:10.37896/jxu14.8/067
- Samanth (2025). Benzisoxazole Derivatives: Synthesis and Their Therapeutic Significance in Medicinal Chemistry. SSRN Electronic Journal doi:10.2139/ssrn.5138801
- Shivaprasad dkk. (2014). Synthesis of new benzisoxazole derivatives and their antimicrobial, antioxidant and anti-inflammatory activities. European Journal of Chemistry doi:10.5155/eurjchem.5.1.91-95.866
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








