Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 63451-34-3

2,2'-Bicinchoninic Acid Dipotassium Salt [for Determination of Cu], CAS 63451-34-3, TCI B1077

2,2'-Bicinchoninic Acid Dipotassium Salt [for Determination of Cu], CAS 63451-34-3, TCI B1077

Identitas Kimia

No. CAS
63451-34-3
PubChem
CID 113231·SID 87564021
Rumus molekul
C20H10K2N2O4
Berat molekul
420.5 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
dipotassium;2-(4-carboxylatoquinolin-2-yl)quinoline-4-carboxylate
SMILES
C1=CC=C2C(=C1)C(=CC(=N2)C3=NC4=CC=CC=C4C(=C3)C(=O)[O-])C(=O)[O-].[K+].[K+]
InChIKey
WCYSOCFXPUNTJG-UHFFFAOYSA-L
Harga reguler Rp 1.618.050,00
Harga reguler Rp 1.146.600,00 Harga obral Rp 1.618.050,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

2,2'-Bicinchoninic Acid Dipotassium Salt adalah bahan kimia yang digunakan dalam analisis kuantitatif logam tembaga (Cu) di laboratorium. Bahan ini merupakan senyawa heterosiklik yang memiliki reaktivitas tinggi terhadap ion tembaga, sehingga menjadi komponen utama dalam metode spektrofotometri kompleks. Bahan ini digunakan untuk mengukur konsentrasi logam tembaga dalam berbagai sampel, baik dari lingkungan, industri, maupun biologis. Dalam proses analisis, senyawa ini berfungsi sebagai reagen yang memicu reaksi kompleks dengan ion tembaga, menghasilkan kompleks berwarna yang dapat diukur secara spektrofotometri.

Karakteristik utama dari 2,2'-Bicinchoninic Acid Dipotassium Salt adalah kemurnian tinggi, stabilitas kimia, dan kemampuan untuk bereaksi secara spesifik dengan ion tembaga. Senyawa ini juga memiliki sifat tidak merusak lingkungan dan relatif aman dalam penggunaan yang sesuai. Karena sifat ini, bahan ini dipilih sebagai bahan utama dalam metode analisis yang akurat dan dapat diandalkan. Selain itu, senyawa ini memiliki daya tahan terhadap kondisi kimia yang umum di laboratorium, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan.

Di laboratorium Indonesia, bahan ini sering digunakan dalam penelitian lingkungan, industri, dan kesehatan. Bahan ini menjadi alat penting dalam analisis kualitas air, sampel tanah, dan sampel biologis. Dengan adanya bahan ini, para peneliti dapat memperoleh data yang akurat mengenai konsentrasi logam tembaga dalam berbagai lingkungan, yang sangat penting untuk pengawasan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Brosur TCI (PDF)

  • Analisis konsentrasi logam tembaga dalam sampel lingkungan untuk menilai kualitas air dan tanah
  • Pengujian kadar tembaga dalam sampel biologis seperti darah dan urine untuk diagnosis medis
  • Penelitian tentang dampak logam berat terhadap ekosistem dan kesehatan manusia
  • Pengembangan metode analisis kimia untuk industri kimia dan pertambangan
  • Pemantauan kualitas air industri untuk memastikan kepatuhan terhadap standar lingkungan

Merek TCI
Nomor CAS 63451-34-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1g, 5g
Bentuk fisik Padat berbentuk serbuk
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Karena sifatnya yang kimia aktif, wadah harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau kaca. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini bisa menyebabkan iritasi kulit jika terkena langsung. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk mencegah kontaminasi atau kebocoran.

  • MENG dkk. (2010). A novel capillary electrophoretic method for protein determination using bicinchoninic acid-Cu<SUP>+</SUP>colorimetric reaction. Chinese Journal of Chromatography doi:10.3724/sp.j.1123.2010.00682
  • Saito dkk. (2019). Water-soluble copper( i ) complexes bearing 2,2′-bicinchoninic acid dipotassium salt with red-light absorption and repeatable colour change upon freezing operation. New Journal of Chemistry doi:10.1039/c8nj05147j
  • (2007). Sodium bicinchoninic acid (Bicinchoninic acid). Cold Spring Harbor Protocols doi:10.1101/pdb.caut2501

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.